RM.id Rakyat Merdeka - Peningkatan e-commerce menjadi angin segar bagi seluruh sektor industri di Indonesia khususnya bagi industri logistik serta pergudangan.
Perlu diketahui bisnis e-commerce yang sedang naik daun beberapa tahun kebelakang memiliki proses yang berbeda dengan bisnis konvensional sehingga memberikan perubahan terhadap kebutuhan properti komersial.
Sebagai contoh, saat ini pelaku bisnis tak hanya membutuhkan properti komersial biasa, tetapi juga bangunan multiguna yang serba bisa.
Senior Managing Director Jababeka Ivonne Anggraini mengungkapkan, saat ini tren bangunan komersil multiguna di Indonesia tengah meningkat perkembangannya lantaran sangat ideal dalam mendukung ekosistem bisnis yang menguntungkan.
“Ruko multiguna dan bangunan multiguna semakin diminati karena bisa menjadi solusi bisnis yang praktis,” ujar Ivonne dalam keterangannya, Jumat (5/10/2024).
Baca juga : Permudah Koordinasi Dengan K/L Lain, Kemenag Luncurkan Sekber Moderasi
Bangunan komersil multiguna menurut Ivonne dapat mendukung bisnis semakin efektif dan efisien lantaran dapat digunakan sebagai area penjualan langsung, operasional, hingga ruang penyimpanan.
"Hal tersebut sangat dibutuhkan industri saat ini khususnya e-commerce yang menjadi kontributor utama dalam perkembangan industri logistik dan pergudangan," ujar Ivonne.
Selain itu, para pelaku usaha juga membutuhkan bangunan multiguna dengan lokasi strategis dan akses yang mudah.
Berkaca dari masih tingginya minat masyarakat khususnya kalangan business owner terhadap belanja ruang usaha multiguna dengan lokasi strategis serta akses yang mudah, Jababeka meluncurkan bangunan komersil multiguna bernama Jababeka Bizpark.
Kawasan ini terletak di jantung kawasan industri terkemuka Kota Jababeka Cikarang, bangunan komersil multiguna ini dipasarkan dengan harga kompetitif.
Baca juga : Usung Breathable Technology, Amaterasun Luncurkan UV Skin Tint
Untuk mendukung berbagai kebutuhan bisnis dan usaha, Jababeka Bizpark menghadirkan fasilitas unggulan dan akses strategis yang menjadikannya pilihan utama bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan bisnisnya di koridor timur Jakarta yang tengah meningkat pesat.
“Dengan harga yang ditawarkan, Jababeka Bizpark masih dapat dijangkau oleh pelaku bisnis kelas menengah ataupun pebisnis muda,” ujar Ivonne.
Pendaftaran NUP (Nomor Urut Pemesanan) untuk unit di Jababeka Bizpark sudah dimulai pada 18 September 2024, calon konsumen cukup melakukan booking fee.
Mengenai pembiayaan Jababeka Bizpark didukung oleh bank ternama seperti Bank BCA dan Bank Panin.
Menariknya bangunan komersil multiguna ini juga tanpa DP sehingga para calon konsumen cukup berfokus pada cicilan saja.
Baca juga : Dukung Kesehatan Tulang dan Sistem Imun, Anlene Luncurkan Varian Habbatussauda
Tak hanya itu, unit di Jababeka Bizpark sudah bisa serah terima pada tahun 2025.
Demi keamanan dan kenyamanan para pemilik, pengembang mengusung konsep one gate system dan private access card.
"Jababeka Bizpark diyakini dapat menjadi solusi bisnis yang inovatif, sekaligus memberikan potensi investasi yang menjanjikan di kawasan berkembang pesat," ujar Ivonne.
Kawasan ruko ini juga memiliki potensi besar untuk bisnis yang mendukung industri kesehatan, seperti penyimpanan dan pengemasan alat kesehatan.
“Jababeka Bizpark juga cocok untuk berbagai jenis penggunaan, termasuk F&B, gudang, kantor, workshop, dan showroom,” pungkas Ivonne.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.