Sebelumnya
Dalam wawancara penjurian kata Lutfi, Dewan Juri memberikan saran dan masukan/rekomendasi kepada peserta. Dewan juri pun memiliki kesempatan untuk mendalami pengelolaan HCMS dari banyak perusahaan, sehingga bisa membandingkan kelebihan-kelebihan dan keunggulan tiap perusahaan.
"Mudah-mudahan itu bisa menjadi inspirasi bagi pengembangan HCMS perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia," ucap Lutfi.
Pembelajaran berikutnya, kata Lutfi, adalah melalui webinar yang digelar seminggu sebelum berlangsungnya acara puncak Top Human Capital Awards 2024, atau tepatnya di 23 Oktober 2024.
Di situ, peserta bisa mendengarkan sharing, dan berdiskusi tentang pengalaman mengembangkan HCMS terutama saat menghadapi tantangan saat ini, dari para narasumber.
Baca juga : BNI Indonesian Masters 2024 Hadirkan Juara Masters Bubba Watson
Sementara itu, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding, menyampaikan sejumlah pesan perihal naker (tenaga kerja) di Indonesia.
Menjadi pembicara kunci di acara puncak Top Human Capital Awards 2024, Menteri Abdul Kadir mengatakan perlunya bagi perusahaan di Indonesia untuk terus menaikkan skill karyawan.
"Perusahaan masa kini, perlu berkompetisi dengan baik dan terus menaikkan keterampilan dan kompetensi karyawannya," tegasnya.
Di samping itu, menteri tersebut menyebut perlunya sebuah perusahaan dan karyawannya agar semakin solid. "Kemudian, loyalitas pun sangat penting. Jadi, perusahaan sehat adalah yang punya [karyawan] loyalitas dan solid," sebutnya.
Baca juga : Sentul City Tawarkan Hunian Hijau Dengan Mengedepankan Kecanggihan Digital
Selanjutnya, Abdul Kadir membahas tentang perlunya pencegahan eksploitasi pekerja migran Indonesia. Nilai devisa pekerja migran bisa capai Rp 227 triliun per tahun. Namun, mayoritas yang berangkat ke luar negeri berasal dari jalur non-prosedur atau pun ilegal.
Selain itu, pekerja tersebut banyak kekurangan keterampilan kerja dan kemampuan berbahasa sehari-hari di negara tujuannya. Sehingga mereka menjadi sasaran eksploitasi.
"Nah, kalau kita bisa menaikkan keterampilan naker tersebut, maka 50 persen persoalan eksploitasi bisa hilang. Hal inilah yang sangat menjadi perhatian Presiden RI Prabowo Subianto," kata Karding.
Ketua Dewan Juri Top Human Capital Awards 2024, Budi W. Soetjipto, mengatakan bahwa tantangan perubahan bisnis selama ini, menuntut adanya pengelolaan sistem manajemen human capital yang agile (lincah) dan paralel dengan perubahan strategi bisnis. Meningkatnya digitalisasi proses bisnis, harus diimbangi dengan kesiapan human capital yang adaptif terhadap pengembangan sistem dan teknologi digital.
Baca juga : ChocoTrenz 2024 Hadirkan Padukan Kue Jadul dan Kekinian
"Oleh karenanya, dapat kita simpulkan, bahwa transformasi bisnis yang mengubah strategi dan proses bisnis, sejak era digitalisasi dan kondisi ekonomi global yang penuh tantangan, menuntut adanya transformasi HCMS. Ini agar bisnis perusahaan dapat terus tumbuh secara berkelanjutan," kata dia.
Sesuai dengan kriteria dalam penilaian Top Human Capital Awards 2024 ini, keselarasan HCMS dengan strategi bisnis agar perusahaan terus berkelanjutan, menjadi salah satu faktor penting penilaian.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.