Sebelumnya
Zulhas mengaku, saat ini Pemerintah telah mencari bukaan lahan baru untuk persawahan. Lokasi yang dilirik ada di Papua dan Kalimantan.
Dia memastikan, lahan yang ada di Pulau Jawa dan Sumatera tetap dioptimalkan untuk memasok hasil pertanian. Namun, Pemerintah tidak akan bertumpu pada Jawa dan Sumatera.
Baca juga : Program Magang Kerja Kurangi Pengangguran
Menurut Zulhas, pembukaan lahan baru merupakan kunci sukses agar Indonesia benar-benar bisa swasembada pangan. Meski bertani di Merauke, Papua, dan Kalimantan bukan hal yang mudah. Mengingat perbedaan iklim dan curah hujan yang berpotensi membuat gagal panen.
Meski demikian, dia optimistis lahan pertanian di daerah tersebut mampu menggenjot penyediaan sumber pangan untuk 284 juta warga Indonesia.
Baca juga : Nerrazurri Gagal Kudeta Napoli
Selain tantangan dalam penyediaan lahan, Zulhas mengaku ada masalah lain, yakni terkait Sumber Daya Manusia (SDM). Karena itu, Pemerintah fokus pada strategi pengembangan teknologi pertanian dan perikanan.
Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan, Pemerintah memiliki target mencetak sawah 500 ribu hektare.
Baca juga : Laga Lanjutan NBA, Celtics Tumbangkan Bucks
Program cetak sawah rakyat ini dalam rangka mewujudkan swasembada pangan sesuai arahan Presiden Prabowo dengan melibatkan para petani, pemuda bahkan para milenial. DIR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Senin, 12 November 2024 dengan judul "Lahan Sawah Menyusut 100 Ribu Hektare Tiap Tahun, Zulhas: Milenial Tak Tertarik Jadi Petani"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.