Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Indonesia-Australia Perkuat Kerja Sama Pembinaan Atlet Muda
- Persija Alihkan Fokus ke Persiapan Musim 2026/2027
- Pramono Siapkan 1.000 Mushaf Al-Quran Untuk Peringatan ke 500 Tahun Kota Jakarta
- KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Sekotong, Tim SAR Evakuasi Penumpang
- Shin Tae-yong Fokus Benahi Fisik dan Taktik Persija
Timnas Bisa Turunkan Skuad Terbaik di FIFA ASEAN Cup 2026
Selasa, 11 Agustus 2026 17:33 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Timnas Indonesia berpeluang tampil dengan kekuatan penuh pada FIFA ASEAN Cup 2026. Pasalnya, turnamen yang digelar di Indonesia tersebut masuk dalam kalender FIFA Matchday.
Kondisi ini membuka peluang bagi para pemain Garuda yang berkarier di luar negeri untuk bergabung. Sejumlah nama seperti Jay Idzes, Justin Hubner, Ole Romeny, Joe Pelupessy, dan Maarten Paes berpeluang memperkuat Timnas Indonesia.
FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 3 Oktober 2026. Turnamen ini menjadi edisi perdana sekaligus mencatatkan sejarah karena Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif masuknya FIFA ASEAN Cup 2026 ke kalender FIFA Matchday.
Baca juga : Mulai Oktober, Indonesia Womens League Resmi Bergulir
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi keuntungan bagi Timnas Indonesia karena para pemain terbaik yang berkarier di klub luar negeri berpeluang mendapat izin untuk bergabung.
“Kan memang masing-masing pelatih punya targetnya masing-masing dan pasti Kemenpora, PSSI akan mendukung target yang dilakukan dari masing-masing kepelatihan. Kita melihat yang unik dari FIFA ASEAN ini dimasukkan menjadi kalender FIFA Matchday yang digabungkan di bulan September dan Oktober. Kalau melihat seperti ini pasti kan semua pemain terbaik Indonesia bisa hadir dan kita harapkan prestasinya bisa maksimal,” ujar Erick Thohir.
Erick menilai status FIFA Matchday sangat penting bagi skuad Garuda. Sebab, klub-klub asal para pemain memiliki kewajiban melepas pemain untuk memperkuat tim nasional dalam agenda resmi FIFA.
“Khususnya untuk FIFA ASEAN, karena ini di kalender FIFA, kita bisa memberikan tim terbaik yang kita punya. Karena kalau di luar kalender FIFA, ya kita harus mengerti, tidak mudah bagi klub-klub memberikan keleluasaannya untuk bergabung,” kata Erick.
Baca juga : BI Prediksi Penjualan Eceran Juli 2026 Tumbuh 0,9%, Ini Pendorongnya
Selain persoalan komposisi pemain, Erick melihat status Indonesia sebagai tuan rumah juga memberikan keuntungan tersendiri.
Bermain di hadapan publik sendiri membuat Timnas Indonesia memiliki kesempatan mendapatkan pengalaman menghadapi pertandingan internasional dengan tekanan dan atmosfer yang berbeda.
Menurut Erick, pertandingan menghadapi tim-tim berkualitas menjadi salah satu cara untuk meningkatkan level permainan skuad Garuda.
“Menjadi tuan rumah itu juga bagian kita membangun kesempatan tim kita untuk mendapatkan pertandingan-pertandingan terbaik. Seperti contoh kemarin, tim nasional kita bertanding dengan Bulgaria, enggak mudah. Terakhir tim nasional kita bertanding dengan Argentina. Hal-hal seperti ini yang tentu kita dorong supaya peningkatan dari tim nasional bisa terlihat,” ujar Erick.
Baca juga : Destry Jadi Calon Tunggal Gubernur BI
FIFA ASEAN Cup 2026 pun diharapkan tidak hanya menjadi panggung bagi Timnas Indonesia untuk mengejar prestasi. Turnamen ini juga menjadi bagian dari program peningkatan kualitas skuad Garuda menuju persaingan yang lebih tinggi di level internasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya