BREAKING NEWS
 

Jaga Ketahanan Pangan, Jasindo Dukung Program Perluasan Lahan Tani 4 Juta Ha

Reporter : IRMA YULIA
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 13 November 2024 21:05 WIB
Direktur Utama Asuransi Jasindo Andy Samuel. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) siap mendukung rencana Presiden Prabowo Subianto, yang akan melakukan perluasan lahan tani menjadi 4 juta hektar (Ha), dalam rangka pencanangan swasembada pangan.

Direktur Utama Asuransi Jasindo Andy Samuel mengatakan, pihaknya siap untuk mendukung program Pemerintah tersebut. Terlebih, pihaknya sudah memiliki pengalaman selama beberapa tahun dalam memberikan perlindungan kepada petani padi.

"Bahkan, kami juga telah memberikan perlindungan kepada peternak sapi,” ujar Andy, dalam keterangannya, Rabu (13/11/2024).

Andy menambahkan, Jasindo juga mengaku siap mendukung Pemerintah dalam melindungi komoditas-komoditas yang menjadi program Pemerintah.

“Kami sebagai perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) siap mendukung semua program, yang dicanangkan Pemerintah yang sesuai dengan core bisnis perusahaan,” ujar Andy.

Baca juga : Kapolri Siapkan 4 Program Mendukung Program Swasembada Pangan

Rencana-rencana perluasan lahan tani ini, juga mendapat dukungan sejumlah pihak, di antaranya Aliansi Masyarakat Penyelamat Pertanian Indonesia (AMPPI).

Program perluasan lahan tani juga diperkuat dengan program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang dimiliki Kementan, guna melindungi petani padi dari risiko gagal panen.

“Asuransi ini memberikan kompensasi finansial kepada petani, yang mengalami kerugian akibat bencana alam atau kejadian yang merugikan lainnya, seperti banjir, kekeringan, atau hama," kata Anggota Dewan Pembina AMPPI Septradi, di Jalarta, Selasa (12/11/2024).

Adsense

Septradi memaparkan, perluasan lahan tani menjadi 4 juta hektar itu untuk tujuh komoditas penting, di antaranya padi, jagung, kedelai, singkong, tebu, sagu dan sukun. Sehingga, rencana tersebut harus didukung.

Tak hanya itu, strategi ekstensifikasi sub sektor tanaman pangan dilakukan dengan mencetak 3 juta hektar sawah baru di beberapa wilayah, seperti Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan dan Kabupaten Merauke di Papua Selatan.

Baca juga : Menteri Erick Perintahkan 8 BUMN Dukung Program Makan Bergizi Gratis

“Ada juga di Lampung, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, yang merupakan wilayah pendukung produksi komoditas seperti jagung, kedelai," ujar Septradi

Ia menambahkan, saat ini Kementan juga menyampaikan, program perluasan lahan tani bertujuan untuk meningkatkan swasembada pangan, mengurangi ketergantungan impor, serta memperkuat perekonomian desa dan sektor pertanian.

Menurutnya, upaya ini tentu melibatkan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah (Pemda), petani dan sektor swasta, untuk memastikan keberhasilan dan keberlanjutan program.

“Perluasan lahan tani ini juga harus dibarengi dengan kesiapan unsur-unsur pendukung lain, seperti bibit, pupuk dan petani yang menggarap,” ujar Septradi.

Untuk memastikan keberhasilan program perluasan lahan tani, ia menilai, perlu adanya kesiapan yang matang terhadap berbagai unsur pendukung selain lahan itu sendiri.

Baca juga : Kementerian Keuangan Dukung Pemanfaatan Lahan BLBI Untuk Program 3 Juta Rumah

Sementara terkait faktor cuaca yang kurang menentu dan ekstrim, Septradi menambahkan, perubahan iklim dan cuaca ekstrim memang menjadi salah satu tantangan terbesar dalam sektor pertanian di Indonesia.

"Perlindungan terhadap petani melalui asuransi pertanian menjadi penting, agar dapat mengurangi risiko kerugian akibat kegagalan panen atau kerusakan yang disebabkan cuaca ekstrem,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense