BREAKING NEWS
 

Jajaki Kerja Sama Dengan Boeing

Garuda Patok 2025 Tambah 20 Pesawat

Reporter : IRMA YULIA
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Sabtu, 7 Desember 2024 07:05 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Penumpang pesawat terbang terus mengalami peningkatan pasca pandemi Covid-19. Untuk memenuhi kebutuhan itu, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menargetkan menambah 20 armada tahun depan.

Untuk mewujudkan target itu, Kementerian BUMN (Badan Usaha Milik Negara) melakukan penjajakan pembelian dengan Boeing, produsen pesawat asal Amerika Serikat (AS).

Staf Khusus (Stafsus) Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, penambahan armada sangat dibutuhkan Garuda, demi bisa mengakomodir perjala­nan masyarakat dengan pesawat terbang. Terlebih, saat ini de­mand masyarakat untuk naik pesawat pun terus bertambah.

Arya mengungkapkan, sebe­lum pandemi Covid-19, jumlah pesawat Garuda dan Citilink dua kali lipat dari sekarang.

“Jadi wajar kalau BUMN mencari celah untuk menambah pesawat. Apalagi, Garuda kan sempat mengalami keadaan tidak baik. Dan sekarang mulai pulih,” ujar Arya dalam acara konferensi pers, di Jakarta, Jumat (6/12/2024).

Baca juga : Waduh, Presiden Korsel Terancam Hukuman Mati

Saat ini upaya penjajakan dengan sejumlah produsen pesawat pun terus dilakukan.

“Kami masih nunggu proposal dari Garuda. Pembicaraan sudah pasti dilakukan, seperti dengan Boeing,” kata Arya.

Ia menerangkan, Kementerian BUMN merupakan kementerian yang bersifat korporasi, bukan kementerian pengambil kebi­jakan. Karenanya, dukungan yang diberikan pun hanya sebatas dalam bentuk dorongan kepada perusahaan pelat merah. Seperti melakukan pertemuan dengan para produsen pesawat asal Amerika Serikat (AS) itu, pada Kamis (5/12/2024).

Arya menjelaskan, banyak maskapai di luar negeri yang tengah berupaya menambah armadanya.

“Karena itu cari pesawat susah. Kita tahu, hanya ada dua produsen pesawat di dunia, salah satunya Boeing. Jadi, kita tunggu tahun depan (progress-nya),” kata Arya.

Baca juga : Suhu Di Ibu Kota Sejuk Sampai Akhir Desember

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama Garuda Indo­nesia Wamildan Tsani Panjaitan menjelaskan, pihaknya membu­tuhkan kerja sama, komunikasi dan koordinasi dengan kementerian-kementerian terkait dalam hal pengadaan pesawat ini.

“Target kami, pada 2025 akan menambah 15 sampai 20 pe­sawat lagi,” ungkap Wamildan.

Bahkan, untuk mendukung masa angkutan Natal dan Ta­hun Baru 2024/2025 (Nataru), perseroan telah menyiapkan dua armada baru.

“Lalu, Januari 2025 juga ada tambahan 2 armada lagi untuk memenuhi kebutuhan Nataru. Itu semua di luar rencana tamba­han 15 sampai 20 armada pada 2025,” bebernya.

Terkait Nataru, pihaknya akan beroperasi di 49 rute domestik dan 19 rute internasional.

Baca juga : Everton Vs Liverpool, Pertarungan Emosi Derby Merseyside

Sedangkan Citilink, sebagai anak usaha Garuda Indonesia, akan beroperasi di 73 rute do­mestik dan 5 rute internasional.

Adsense

“Saat ini jumlah armada kami sangat mencukupi. Tapi kami juga menyiapkan pesawat stand­by, selain yang beroperasi secara regular,” jelas Wamildan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense