BREAKING NEWS
 

Tokopedia Serahkan Kepada Penjual

PPN Naik, Harga Barang Di E-Commerce Terkerek

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Jumat, 27 Desember 2024 07:05 WIB
Ilustrasi. Foto: Istimewa

 Sebelumnya 
“Tokopedia hanya akan berfokus pada kampanye untuk mendukung penjual menjangkau pembeli,” ucapnya.

Selain itu, menurutnya, Tokopedia juga akan terus memanfaatkan momentum besar seperti Ramadan dan berbagai kampanye promo besar lainnya.

Menurut Aditia, hal ini bertujuan untuk tetap menjaga aktivitas perdagangan yang menguntungkan bagi penjual dan pembeli. Tokopedia dan Shop Tokopedia terus membantu seller mengembangkan bisnisnya.

“Kami juga mendorong seller mulai memanfaatkan fitur-fitur live atau membuat short video untuk buat konten dan menjadi affiliator. Tujuannya, untuk dapat eksposur ke pembeli seluas-luasnya,” jelas Aditia.

Direktur Komunikasi TikTok Indonesia Anggini Setiawan menambahkan, pihaknya telah meraih sebanyak 125 juta pengguna aktif bulanan (Monthly Active User/MAU) dengan berbagai konten.

Baca juga : Pemerintah Permudah Izin Pendirian SPBUN

“Konten pengguna aktif tersebut telah menjadi referensi pengguna sebelum membeli sebuah barang,” jelasnya.

Tetap antusiasnya masyarakat terhadap program kampanye di tanggal kembar seperti 12.12, menjadi salah satu pendorong para pengelola platform menjaring pembeli di e-commerce.

Terbukti, pada puncak kampanye 12.12 tahun ini Tokopedia dan Shop Tokopedia mencatat nilai transaksi di Shop Tokopedia melalui fitur Live di TikTok, meningkat hingga 50 kali lipat dibandingkan hari biasa.

“Tokopedia dan Shop Tokopedia memiliki keunggulan masing-masing yang melengkapi satu sama lain. Membawa dampak positif bagi pertumbuhan perdagangan daring dan ekonomi digital Tanah Air,” kata Aditia.

Tokopedia dan Shop Tokopedia memungkinkan masyarakat menemukan berbagai produk kebutuhan lewat pengalaman yang mulus, kohesif dan komprehensif, serta kampanye kolaboratif. Seperti always-on campaign Beli Lokal dan Promo Guncang di setiap tanggal kembar.

Baca juga : Hore, 105.225 KJP Yang Dicabut Bakal Dipulihkan

Kategori produk paling laris di Tokopedia pada Promo Guncang 12.12 2024, antara lain Kecantikan dan Perawatan Diri, Handphone dan Elektronik serta Fashion Pria. Sedangkan di Shop Tokopedia, meliputi, Kecantikan dan Perawatan Diri, Fashion Wanita dan Fashion Muslim.

“Di Tokopedia, masyarakat cenderung sudah mengetahui apa yang dibutuhkan atau akan dibeli. Misalnya, pada momen Natal,” jelasnya.

Sementara, di Shop Tokopedia. Masyarakat cenderung mengkonsumsi konten video di TikTok terlebih dahulu, sebelum akhirnya terinspirasi membeli produk dari penjual di Shop Tokopedia.

Aditia menekankan, di era discovery e-commerce, pelaku usaha bisa mencapai lebih lewat konten promosi dan pemasaran. Terutama, dalam bentuk video pendek hingga live di platform seperti TikTok.

Pelaku usaha yang live streaming di TikTok mengalami kenaikan penjualan di Shop Tokopedia rata-rata tujuh kali lipat, berdasarkan data semester I-2024 dibandingkan semester II-2023.

Baca juga : Arsenal Vs Ipswich Town, Meriam London Incar Posisi Kedua

“Pemanfaatan teknologi dengan cara baru ini bisa mendorong kemajuan pelaku usaha dan pertumbuhan ekonomi digital,” ucapnya. DWI

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Jumat, 27 Desember 2024 dengan judul "Tokopedia Serahkan Kepada Penjual PPN Naik, Harga Barang Di E-Commerce Terkerek"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense