BREAKING NEWS
 

Pasca Libur Natal, Rupiah Masih Loyo Di Level Rp 16.215

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ADITYA NUGROHO
Jumat, 27 Desember 2024 09:42 WIB
Rupiah dan dolar AS. (Foto: Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pasca libur selama dua hari Natal 2024, nilai tukar rupiah pagi ini dibuka melemah 0,12 persen ke level Rp 16.215 per dolar AS. 

Pergerakan mata uang di kawasan Asia mayoritas melemah terhadap dolar AS. Won Korsel anjlok 0,82 persen, ringgit Malaysia minus 0,14 persen, dolar Taiwan melemah 0,11 persen, dolar Singapura turun 0,05 persen, yuan China melemah 0,02 persen.

Baca juga : Libur Natal, Gibran Pulkam Ke Solo

Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya menguat 0,06 persen ke level 107,93. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro menguat 0,15 persen ke level Rp 16.855, terhadap poundsterling Inggris menguat 0,33 persen ke level Rp 20.327, dan terhadap dolar Australia menguat 0,27 persen ke level Rp 10.089.

Adsense

Analis pasar keuangan, Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah masih akan berkonsolidasi di tengah perdagangan yang tipis dalam suasana liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

Baca juga : Libur Nataru, Mitsubishi Motors Hadirkan 60 Diler Siaga

“Dolar AS juga cukup datar, menguat sangat tipis. Jadi rupiah akan sedikit melemah,” katanya, Jumat (27/12/2024).

Pada Kamis (26/12/2024) malam, data pengangguran AS diumumkan. Data tersebut diperkirakan akan mempengaruhi pergerakan dolar maupun rupiah. Ia memilih untuk wait and see hingga data tersebut dirilis. 

Baca juga : Rupiah Menguat Tipis Ke Level Rp 16.184

Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp 16.150-Rp 16.250 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense