Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka pada posisi Rp 16.138 per dolar AS. Rupiah menguat 0,51 persen dibanding perdagangan Jumat lalu, Rp 16.222 per dolar AS.
Penguatan rupiah ini sejalan dengan tren positif di sejumlah mata uang Asia dan negara maju. Di kawasan Asia, peso Filipina menguat 0,34 persen, ringgit Malaysia naik 0,47 persen, dolar Singapura 0,17 persen, yuan China 0,01 persen, dan dolar Hong Kong 0,05 persen. Sedangkan, Won Korea Selatan melemah 0,24 persen, baht Thailand minus 0,04 persen, dan yen Jepang turun 0,03 persen.
Baca juga : Jelang Akhir Pekan, Rupiah Menguat Tipis Ke Level Rp 16.307
Sementara itu, di negara-negara maju, poundsterling Inggris mencatat kenaikan 0,11 persen, dolar Australia 0,12 persen, euro Eropa 0,09 persen, dolar Kanada 0,06 persen, dan franc Swiss 0,03 persen.
Pengamat Pasar Keuangan, Ariston Tjendra mengatakan, penguatan rupiah didorong oleh pelemahan dolar AS setelah data inflasi AS yang dirilis Jumat (20/12) lalu menunjukkan perlambatan.
Baca juga : Makin Babak Belur, Rupiah Tembus Rp 16.254
Ariston memprediksi rupiah akan bergerak di kisaran Rp 16.100 hingga Rp 16.200 per dolar AS sepanjang hari ini, tergantung pada perkembangan sentimen pasar global maupun domestik.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya