Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Jelang Akhir Pekan, Rupiah Menguat Tipis Ke Level Rp 16.307
Jumat, 20 Desember 2024 09:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat tipis 0,03 persen ke level Rp 16.307 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 16.313 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Asia lain mayoritas melemah terhadap dolar AS. Dolar Singapura minus 0,02 persen, yen Jepang turun 0,01 persen, yuan China minus 0,14 persen, won Korea Selatan turun 0,16 persen, baht Thailand anjlok 0,22 persen, serta ringgit Malaysia minus 0,04 persen.
Baca juga : Misbakhun: Pelemahan Rupiah Murni Masalah Teknikal di Pasar
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,01 persen ke level 108,14. Sementara nilai tukar terhadap euro menguat 0,07 persen ke level Rp 16.865, terhadap poundsterling Inggris naik 0,20 persen ke level Rp 20.321, dan terhadap dolar Australia naik 0,26 persen ke level Rp 10.134.
Analis mata uang dan komoditas Lukman Leong mengatakan, meski menguat, rupiah masih berpotensi melemah terhadap dolar yang menguat setelah data revisi final PDB AS yang lebih kuat dari perkiraan.
Baca juga : Makin Babak Belur, Rupiah Tembus Rp 16.254
"Begitu dengan klaim pengangguran AS yang lebih rendah dari perkiraan,” katanya, Jumat (20/12/2024).
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 16.250 sampai Rp 16.400 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya