BREAKING NEWS
 

Di Tengah Ketidakpastian Global

Ani: APBN 2024 Sukses Jaga Stabilitas Ekonomi

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Jumat, 3 Januari 2025 07:00 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah) bersama (dari kiri) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BE I) Iman Rachman, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK ) Mahendra Siregar, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani, Penjabat Gubernur Jakarta Teguh Setyabudi dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Inarno Jayadi, membuka perdagangan saham awal tahun 2025 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (2/1/2025). Foto: MOHAMAD QORI/RAKYAT MERDEKA/RM.id

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah optimistis perekonomian Indonesia bakal tumbuh positif di tengah tantangan global pada 2025. Keyakinan ini didasarkan pada kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 yang dinilai berhasil menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat membuka perdagangan Bursa Efek Indo­nesia (BEI) Tahun 2025, Kamis (2/1/2025).

Menurutnya, penerimaan negara di semester II-2024 mulai pulih setelah tekanan besar di awal tahun.

Baca juga : Penanganan Stunting Kudu Optimal Dan Tepat Sasaran

“Belanja Pemerintah sukses memitigasi dampak ekonomi. Terutama melalui dukungan untuk Pemilu, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan penanganan cuaca ekstrem El Nino,” jelas Sri Mulyani.

Wanita yang akrab disapa Ani ini mengatakan, defisit APBN 2024 berhasil ditekan di bawah proyeksi awal. Hal ini mencer­minkan pengelolaan fiskal yang sehat.

“Defisit APBN kita jauh lebih kecil dari prediksi, yaitu 2,7 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Ini pencapaian luar biasa,” katanya.

Baca juga : Valencia Vs Real Madrid, Misi El Real Kudeta Puncak Klasemen

Ani menekankan pentingnya sinergi antara Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Dia juga mencermati dinami­ka politik dan ekonomi global. Seperti Pemilu di Amerika Serikat, konflik di Timur Tengah, hingga pergantian Pemerintahan di negara-negara besar Eropa seperti Prancis, Inggris dan Jerman, yang berdampak pada ekonomi dunia.

Adsense

Menurut Ani, tekanan terhadap perekonomian global, terutama dari sisi anggaran negara-negara besar, sangat menantang.

Baca juga : Pujian Bos Mercedes, Hamilton Diwarisi Keajaiban

“Namun, Indonesia berhasil menutup 2024 dengan capaian APBN yang lebih baik dibanding­kan proyeksi awal,” ucap Ani.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense