RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah optimistis perekonomian Indonesia bakal tumbuh positif di tengah tantangan global pada 2025. Keyakinan ini didasarkan pada kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 yang dinilai berhasil menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat membuka perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2025, Kamis (2/1/2025).
Menurutnya, penerimaan negara di semester II-2024 mulai pulih setelah tekanan besar di awal tahun.
Baca juga : Penanganan Stunting Kudu Optimal Dan Tepat Sasaran
“Belanja Pemerintah sukses memitigasi dampak ekonomi. Terutama melalui dukungan untuk Pemilu, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan penanganan cuaca ekstrem El Nino,” jelas Sri Mulyani.
Wanita yang akrab disapa Ani ini mengatakan, defisit APBN 2024 berhasil ditekan di bawah proyeksi awal. Hal ini mencerminkan pengelolaan fiskal yang sehat.
“Defisit APBN kita jauh lebih kecil dari prediksi, yaitu 2,7 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Ini pencapaian luar biasa,” katanya.
Baca juga : Valencia Vs Real Madrid, Misi El Real Kudeta Puncak Klasemen
Ani menekankan pentingnya sinergi antara Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global.
Dia juga mencermati dinamika politik dan ekonomi global. Seperti Pemilu di Amerika Serikat, konflik di Timur Tengah, hingga pergantian Pemerintahan di negara-negara besar Eropa seperti Prancis, Inggris dan Jerman, yang berdampak pada ekonomi dunia.
Menurut Ani, tekanan terhadap perekonomian global, terutama dari sisi anggaran negara-negara besar, sangat menantang.
Baca juga : Pujian Bos Mercedes, Hamilton Diwarisi Keajaiban
“Namun, Indonesia berhasil menutup 2024 dengan capaian APBN yang lebih baik dibandingkan proyeksi awal,” ucap Ani.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.