Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Lewis Hamilton merupakan salah satu pebalap Formula Satu (F1) terbaik sepanjang masa dengan koleksi tujuh gelar juara dunia. Sejumlah faktor jadi penyebab dia bisa berkali-kali mencapai puncak tertinggi di ajang balapan jet darat. Salah satunya diwarisi “keajaiban”.
Kepala Tim (Team Principal) Mercedes Toto Wolff mengungkapkan, pebalap asal Inggris itu memiliki keajaiban. Yakni, menggabungkan semua keterampilan, gen, bakat, pola didik, dan asuh dari keluarga. Terutama dari ayahnya di tahun-tahun pertama Hamilton.
Baca juga : Aurelie Moeremans, Dinikahi Dokter Kretek
“Dia juga memiliki etos kerja yang bagus, kecerdasan sosial, sikap tanpa rasa takut, dan pengembangan diri yang konstan,” terang Wolff, dilansir dari 𝘊𝘳𝘢𝘴𝘩, Kamis (2/1/2025).
Di akhir musim 2024, Hamilton meninggalkan Mercedes. Setelah 12 tahun bersama dan memenangkan enam dari tujuh gelar juara dunianya. Bersama tim pabrikan Jerman tersebut pula, Hamilton memenangi 84 dari 105 kemenangan 𝘨𝘳𝘢𝘯𝘥 𝘱𝘳𝘪𝘹 dan memecahkan banyak rekor.
Baca juga : Prabowo Pastikan PPN 12 Persen Hanya Untuk Barang Mewah
Pada 2025 ini, pebalap Inggris itu akan menggantikan Carlos Sainz, bekerja sama dengan Charles Leclerc di Ferrari. Itu nenandai babak baru dalam karier F1 miliknya yang gemilang. Serta memastikan bahwa dia akan membalap hingga usia 40-an.
Ditanya soal hal terbesar yang dipelajarinya dari Hamilton, Wolff menilai, pebalap Inggris itu tidak pernah lelah untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Terlepas dari sederet prestasi dan kiprahnya di olahraga ini. Kata dia, pengembangan dirinya konstan secara personal dan profesional.
Baca juga : Anies-Ahok Mesra Di Akhir Tahun
“Baginya, itu adalah membalap. Bagi saya mungkin adalah tentang bagaimana memanajemen tim,” kata Wolff.
Hamilton akan memulai petualangan barunya bersama Ferrari pada uji coba pra-musim di Sirkuit Sakhir, Bahrain. Setelahnya, dia akan melalui rangkaian Grand Prix Australia pada 14-16 Maret di Sirkuit Albert Park, Melbourne. [PYB]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya