BREAKING NEWS
 

Bazar Permanen Di Stasiun Whoosh

BUMN Perluas Akses Pasar Untuk UMKM

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Minggu, 19 Januari 2025 07:00 WIB
Sekretaris Jenderal Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Edy Misero

RM.id  Rakyat Merdeka - Dukungan terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terus dilakukan berbagai pihak. Salah satunya melalui aksi nyata hasil kolaborasi beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kementerian BUMN bersama PT Sarinah (Persero) dan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), meluncurkan Bazar UMKM untuk Indonesia secara permanen di Stasiun KCIC Halim, Jakarta Timur.

Sekretaris Jenderal Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Edy Misero menyambut baik dukungan tersebut.

Menurut Edy, bertambahnya ruang publik bagi UMKM, terutama yang disediakan oleh BUMN, diyakini mampu berdampak positif bagi perkem­bangan sektor UMKM.

“Tujuannya untuk mem­bangun dan meningkatkan level usaha. Itu hal yang bagus untuk UMKM ke depan,” kata Edy kepada Rakyat Merdeka, Sabtu (18/1/2025).

Menurutnya, sejauh ini aso­siasi terus menggodok konsep dan rencana bagaimana UMKM bisa terus hadir di berbagai fasilitas publik. Namun dengan adanya kolaborasi BUMN, Edy yakin ketersediaan pasar bagi UMKM akan semakin terbuka.

Khususnya bagi UMKM berskala kecil, bazar seperti itu sangat diharapkan. Karena bakal tercipta kontribusi, peluang dan kesempatan UMKM untuk mensuplai kebutuhan masyarakat di mana pun berada.

“Otomatis menciptakan ­pula lapangan kerja, yang pada akhir­nya mendukung ekonomi ­nasional,” ujarnya.

Baca juga : Perketat Lagi Standar Keselamatan Gedung

Edy menegaskan, kebijakan Pemerintah serta program BUMN yang berorientasi pada keberlanjutan bisnis UMKM, akan terus didukung dan diapresiasi.

Salah satunya melalui pening­­katan belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja ­Negara (APBN) dan BUMN untuk produk-produk UMKM.

Hal ini sebagaimana dalam Inpres (Instruksi Presiden) Nomor 2 Tahun 2022 tentang percepatan penggunaan produk dalam ­negeri, termasuk produk UMKM.

“Harus ada komitmen dan konsistensi dalam membelanjakan APBN dan APBD untuk produk lokal,” tegasnya.

Untuk itu, Akumindo juga meminta para pelaku UMKM konsisten mempertahankan kualitas dan kuantitas produk yang dibuat. Ini menjadikan produk UMKM Indonesia dapat bersaing di pasaran.

Sebelumnya, Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN Loto Srinaita Ginting menjelaskan, bazar di Stasiun KCIC untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Adsense

Peluncuran bazar ini merupa­kan bentuk sinergi antara Sarinah, Kementerian BUMN, KCIC dan sejumlah perusahaan BUMN. Seperti PT PLN (Persero), PT PNM, PT Pegadaian dan PT KAI (Persero). 

“Kolaborasi ini menghadir­kan peluang bagi UMKM men­dapatkan akses ke pasar stra­tegis di lokasi vital,” kata Loto dalam keterangan resmi, Kamis (17/1/2025).

Baca juga : Inter Milan Vs Empoli, Misi Kudeta Kursi Napoli

Selain itu, bazar ini bertujuan memperkuat branding dan daya saing UMKM melalui eksposur yang lebih luas serta mendorong kolaborasi lintas sektor, demi keberlanjutan pertumbuhan UMKM. 

Loto menuturkan, salah satu kebutuhan utama UMKM adalah memiliki ruang promosi untuk memasarkan produknya.

“Kehadiran bazar UMKM merupakan langkah nyata untuk memastikan mereka mendapatkan akses pasar strategis ber­kelanjutan,” tuturnya.

Terkait lokasi, Loto menilai fasilitas yang disediakan oleh Sarinah dan KCIC ini sangat ­ideal. Ke depan, penting untuk terus memantau agar produk-produk UMKM yang ditawarkan dapat memenuhi selera dan kebutuhan para penumpang.

“Kami berharap bazar ini dapat menjadi destinasi yang direkomendasikan oleh pengunjung saat berada di Stasiun KCIC Halim,” kata Loto.

Sementara, Direktur Komersial Sarinah Selfie Dewiyanti menegaskan komitmen Sarinah sebagai mitra strategis UMKM.

“Kami tidak hanya menye­diakan ruang promosi, juga memberikan pelatihan, pen­dampingan dan peluang untuk memperluas akses pasar. Baik domestik maupun global,” ujar Selfie.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Project Management and Business Development KCIC Allan Tandiono menjelaskan, booth UMKM di Stasiun Whoosh Halim adalah wujud nyata komitmen KCIC mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca juga : Lawan Hi-Pass Di Liga Voli Putri Korsel, Megatron-Bukilic Monster

Dengan belasan ribu penumpang harian yang melintasi Stasiun Halim, pihaknya berharap kehadiran UMKM ini tidak hanya memberikan alternatif belanja produk khas dan unik. Tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang lebih jauh.

“Diharapkan, kehadiran bazar ini dapat mendorong pening­katan transaksi. Maupun memperluas basis pelanggan ­UMKM,” harapnya.

Dengan lokasi strategisnya di Stasiun KCIC Halim, bazar ini akan menjadi inspirasi untuk pengembangan bazar UMKM serupa di berbagai daerah di Indonesia.

“Sekaligus mendukung per­tumbuhan ekonomi yang ber­kelanjutan,” tuturnya.

Sebagai informasi, Bazar UMKM untuk Indonesia kini diisi oleh sejumlah UMKM unggulan. Termasuk Ichinogami, Ghawean Dhewe, Icy & Spicy, Crunchy Buddy, Bumi Se­rehpati, Hoshi Ice Cream, Trique, Abitha Juice, Pawon Nunung, Robels Authentic dan Godhong Asri.

Produk yang ditampilkan mencakup berbagai kategori. Mulai dari kerajinan tangan lokal, makanan dan minuman khas berkualitas premium, hingga produk kreatif yang mencerminkan inovasi karya anak bangsa. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense