BREAKING NEWS
 

Survei APJAPI: Penurunan Harga Tiket Tak Dongkrak Jumlah Wisatawan

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 22 Januari 2025 23:15 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan Indonesia (APJAPI) menggandeng Indonesia National Air Carriers Association (INACA) melakukan survei secara elektronik melalui aplikasi Sakti.

Survei ini dilakukan untuk melihat kemanfaatan terhadap kebijakan penurunan harga tiket pesawat saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu.

Ketua APJAPI Alvin Lie mengungkapkan, hasil survei menyatakan kebijakan penurunan harga tiket pesawat ternyata tidak dapat mendongkrak jumlah wisatawan secara signifikan.

Secara rinci, 68 persen penumpang pesawat didominasi untuk tujuan pulang mudik yaitu, persen dan mengunjungi teman/keluarga sebesar 18 persen. Sementara, penumpang dengan tujuan wisata hanya sebesar 12 persen.

"Sangat disayangkan hasilnya tidak sesuai yang diharapkan, dimana kebijakan tersebut tidak dapat mendongkrak jumlah wisatawan. Untuk itu, kami berharap Pemerintah diminta membahas kebijakan terkait penerbangan nasional secara komprehensif," kata Alvin, di Jakarta, Rabu (22/1/2025).

Baca juga : Menteri Agama: Perempuan Tidak Wajib Dikhitan

Kemudian, lanju Alvin, sebanyak 69 persen penumpang menyatakan harga tiket tidak jauh berbeda (sama saja dan atau sedikit lebih murah) dibandingkan harga tiket sebelum dikeluarkannya kebijakan.

Lalu, 18 persen penumpang menyatakan harga tiket jauh lebih murah dibandingkan harga tiket sebelum dikeluarkannya kebijakan.

Selanjutnya, 12 persen penumpang menyatakan harga tiket lebih mahal dibandingkan harga tiket sebelum dikeluarkannya kebijakan.

Adsense

"Bahkan, 66 persen penumpang menyatakan tetap melakukan penerbangan tanpa terpengaruh kebijakan Pemerintah," ungkapnya. 

Alvin meminta pemerintah sebaiknya mengecek ke masyarakat atas efektivitas dan manfaat dari setiap kebijakan yang dikeluarkan.

Baca juga : Ini Penyebab Turunnya Harga Kripto Menurut Analis

Selain itu, perumusan kebijakan penurunan harga tiket sebaiknya dibahas secara terbuka dan komprehensif dengan melibatkan airline dan operator bandara sehingga sinkron dengan aspek bisnis serta safety agar tidak mengancam sustainability bisnis aviasi.

"Target meningkatkan jumlah wisatawan tidak hanya fokus pada penurunan harga tiket pesawat, diharapkan lebih komprehensif seperti infrastruktur, hotel, moda transportasi lain, dan promosi wisata," jelasnya.

Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja mendukung pelaksanaan jajak pendapat ini.

Menurutnya, tujuan dari kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah tersebut untuk kebaikan bersama.

Namun, sebuah kebijakan publik yang baik selalu ada pengawasan dan kemudian evaluasi yang dapat memberikan arah untuk kebijakan selanjutnya agar semakin baik.

Baca juga : Erick Dan Menhub Jamin Harga Tiket Transportasi Tidak Naik Selama Libur Nataru

Selain itu, kata Denon, hal ini juga sebagai salah satu bentuk kerja sama pentahelix stakeholder untuk meningkatkan industri penerbangan nasional.

"Kerja sama pentahelix antara Pemerintah yang mempunyai kebijakan, penumpang atau masyarakat yang diwakili APJAPI, operator penerbangan yang diwakili INACA, kalangan akademisi yang telah mendukung pelaksanaan dan analisa survei, dan media massa yang akan mempublikasikannya," ucapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense