BREAKING NEWS
 

Wakili 100 Pengusaha

Anindya Sampaikan Hasil Forum CEO dan Business Matching RI-India ke Prabowo

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Rabu, 29 Januari 2025 16:27 WIB
CEO Forum Indonesia-India. (Foto: Dok. Kadin)

 Sebelumnya 
Hashim melanjutkan, Qatar dan UEA akan menyambut kontraktor pihak ketiga. Saat ini, kontraktor China telah mendekati pemerintah Qatar dan pemerintah UEA.

“Saya sangat yakin, sangat percaya bahwa mereka akan sangat senang menerima proposal dari perusahaan-perusahaan India. Bukan hanya perusahaan yang saya temui kemarin (di India), tetapi banyak, banyak lainnya,” kata Hashim.

Selain program penyediaan perumahan terjangkau, Hashim juga menekankan poin penting lainnya yaitu tentang AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan. Dia mengatakan, kecerdasan buatan akan membutuhkan sejumlah besar energi bersih dan air bersih. "Ini adalah sesuatu yang dimiliki Indonesia dalam jumlah yang melimpah. Kita memiliki banyak air, kita memiliki banyak air hujan, kita memiliki banyak air sungai,” ujarnya.

Baca juga : 100 Pengusaha Nasional Akan Hadiri Forum Bisnis Indonesia-India di New Delhi

Hashim turut menyampaikan posisi Indonesia yang telah bergabung dan menjadi anggota BRICS (Brazil, Russia, India, China, South Africa) dan mengucapkan terima kasih atas dukungan India terhadap Indonesia untuk bergabung di BRICS.

“Kami menyambut perusahaan-perusahaan China. Kami menyambut perusahaan-perusahaan Amerika Serikat (AS). Dan kami menyambut perusahaan-perusahaan India. Jadi kami diterima. Kami adalah tujuan yang aman bagi para investor di seluruh dunia,” pungkas Hashim.

Pada acara tersebut, pembahasan sektor pangan dan agrikultur disampaikan Ketua CII Ajay Shriram dan Wakil Ketua Umum Bidang Infrastruktur Kadin Indonesia sekaligus mewakili KPN Corp dan First Resources, dan Ketua Delegasi Pengusaha Indonesia di CEO Forum & Business Matching Indonesia-India Rico Rustombi. Sementara, untuk sektor manufaktur dari Indonesia dipaparkan CEO Bukaka Teknik Utama Afifuddin Suhaeli Kalla, sektor kesehatan dipaparkan oleh CEO Mayapada Hospital Jonathan Tahir, sektor energi dipaparkan oleh Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri, dan sektor teknologi dipaparkan oleh CEO GoTo Patrick Sugito Waluyo.

Business Matching Pengusaha Indonesia-India.

Baca juga : Di Hakordia, Menko Polkam Budi Gunawan Sampaikan Pesan Presiden Prabowo

Dalam acara “India-Indonesia Business Roundtable” yang berlangsung di Ruang Aftab Hotel Taj Mahal New Delhi, India, hadir sebanyak 75 pengusaha Indonesia yang mewakili pengusaha dari daerah yang tergabung dalam 25 ketua umum dan pengurus Kadin Provinsi serta perwakilan perusahaan-perusahaan besar nasional. Dari India dihadiri perwakilan perusahaan yang tergabung dalam CII atau Konfederasi Perindustrian India.

Dalam pertemuan tersebut, sambutan dari Indonesia diwakili Ketua Permanent Committee for Asia Pasific Kadin Indonesia Yohanes Lukiman, dan dari India yaitu Executive Director CII Saikat Roychowdhury. Tiga perwakilan pengusaha Indonesia turut menyampaikan presentasi peluang berinvestasi di Indonesia yaitu Ketua Umum Kadin Provinsi Bangka Belitung Thomas Jusman, Wakil Ketua Umum Bidang Koordinasi Ekonomi Kadin Provinsi Lampung Romi Junanto Utama, dan perwakilan dari Mayapada Group. Dari India presentasi mengenai Perekonomian India dan Overview of CII disampaikan Shobha Ahuja.

Setelah Business Rountable kemudian dilanjutkan dengan acara Business to Business (B2B) Networking Session (Business Mathching) antara para pengusaha Indonesia dan para pengusaha India. Sama seperti Forum CEO, B2B Networking Session juga difokuskan pada lima sektor yaitu pangan dan agrikultur, manufaktur, pelayanan Kesehatan dan farmasi, transisi energi dan teknologi.

Enam MoU Ditandatangani

Baca juga : Dampingi Prabowo Terima Pengusaha Jepang, Anindya Yakin Tingkatkan Investasi dan Perdagangan

Selain MoU Pernyataan Bersama antara Kadin Indonesia dan CII, di sela-sela acara Forum CEO dan Business Matching Indonesia-India itu turut dihasilkan MoU antara perusahaan Indonesia dan Perusahaan India yaitu MoU PT Indosat Tbk dan AIon OS India Private Limited untuk di bidang AI dan digital talent, MoU PT Indosat Tbk dan Wadhwani Operating Foundation untuk bidang digital talent, dan MoU PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (Mayapada Healthcare Group) dan Apollo Hospitals Enterprise Limited, India untuk bidang Operation Maintenance (Proyek Rumah Sakit di Batam), digitalization diagnostic (monitoring), dan upskilling talent. Juga MoU antara Nodeflux (Indonesia) dan XDXLink (India) di bidang satelit Low Orbit Earth, AI teknologi, kerja sama untuk penanganan bencana, ketahanan pangan, pemantauan tambang, dan sustainability lingkungan hidup. Serta MoU Biotis (Indonesia, pembuat vaksin merah putih) dan Biological E (India) yaitu dalam bidang pembuatan vaksin, transfer teknologidari India ke Indonesia.

Sebelumnya, pada Jumat (24/1/2025), Ketua Delegasi Pengusaha Indonesia di Forum CEO & Business Matching Indonesia-India, Rico Rustombi memimpin kunjungan kerja ke Apollo Hospitals (bidang farmasi) di New Delhi, Hiro (bidang otomotif/motor) di New Delhi, dan CoE of Agriculture (bidang agrikultur) di Gharaunda, wilayah Barat Laut New Delhi, India.

Acara Forum CEO dan Business Matching Indonesia-India tersebut terselenggara atas kerja sama Kadin Indonesia dan CII dan difasilitasi Kedutaan Besar India di Indonesia dan KBRI di India, dan disponsori oleh GoTo, KPN Corp, First Resources, Pertamina, serta didukung oleh Indosat, Mayapada Hospital, Sinar Mas, Bukaka, PT Bina Insan Sukses Mandiri (BISM), PT Bara Prima Mandiri, dan Adani.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense