RM.id Rakyat Merdeka - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk terus mensosialisasikan pemindahan layanan penerbangan low cost carrier (LCC) PT Citilink Indonesia dari terminal 3 ke Terminal 1, mulai 15 Maret mendatang.
Hal ini, sejalan dengan upaya Holding BUMN Aviasi dan Pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney yang tengah melakukan optimalisasi Terminal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.
Direktur Utama InJourney Maya Watono mengatakan, terminal 3 nantinya hanya melayani penerbangan full service seperti yang dilakukan Garuda Indonesia. Sementara, penerbangan LCC akan difokuskan di terminal 1 dan layanan khusus umrah dan haji di terminal 2.
"Jadi, kami lakukan rezoning seperti di terminal 1 fokusnya untuk LCC," ujar Maya dalam Konferensi Pers terkait Dukungan dan Kesiapan BUMN untuk infrastruktur dan Transportasi Udara Menyambut Idul Fitri 2025, di Jakarta, Kamis (6/3).
Baca juga : Harga BBM Pertamina Per 1 Maret 2025: Pertamax Tetap, Dexlite Turun
Begitu pun terminal 2, yang difokuskan untuk penerbangan umrah dan haji. Mengingat, ada sebanyak 10 ribu jemaah umrah setiap hari. Sehingga, demi memperbaiki layanan yang ada diperlukan peningkatan kapasitas terminal.
"Kapasitas dari terminal 2F, sekarang sudah kami optimalisasi mencapai 12 juta orang. Terminal ini akan full operational di saat pelaksanaan haji pertama, yaitu di akhir April atau awal May," katanya.
Ia menegaskan, dengan adanya optimalisasi terminal di Soekarno Hatta yang tadinya kapasitas 56 juta orang, bisa ditingkatkan kapasitasnya hingga 97 juta orang.
"Jadi, ini peningkatan yang cukup signifikan dengan rebalancing (pergerakan) ke terminal 2 dan terminal 1," ucapnya.
Baca juga : Banteng Banyak Pro-nya ke Prabowo
Di kesempatan yang sama, Direktur Niaga Garuda Indonesia Ade R Susardi menjelaskan, dalam rangka meningkatkan kenyamanan dan pelayanan yang prima bagi para penumpang Citilink, mulai tanggal 15 Maret 2025 Citilink akan segera pindah terminal.
"Dari sebelumnya di Terminal 3 ke Terminal 1B untuk rute domestik dan Terminal 2F untuk rute internasional," katanya.
Untuk mendukung kelancaran mobilisasi selama proses perpindahan layanan tersebut, pihaknya akan menyediakan shuttle yang dapat diakses oleh para penumpang dari dan menuju terminal tujuan.
"Saat ini, Citilink melayani sedikitnya 63 flight (penerbangan) per hari, terdiri dari 60 flight domestik dan 3 flight internasional," jelasnya.
Baca juga : Mo Salah Makin Dekat Pindah Ke Arab Saudi
Selain itu, Citilink melayani sedikitnya 33 destinasi terdiri dari 31 domestik dan 2 internasional. "Sejauh ini sosialisasi soal pemindahan terminal ini terus kami lakukan, apalagi jelang periode mudik Lebaran akan semakin banyak orang bepergian," tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.