BREAKING NEWS
 

Agung Wicaksono: Pertamina Dan Bakrie Jadikan IKN Pusat Riset Internasional

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Sabtu, 8 Maret 2025 14:31 WIB
Deputi Pendanaan dan Investasi Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Agung Wicaksono. (Foto: dok OIKN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Deputi Pendanaan dan Investasi Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Agung Wicaksono, mengapresiasi langkah strategis Pertamina melalui anak perusahaannya, Patra Jasa, dalam membangun pusat riset internasional di IKN. Proyek ini diharapkan menjadi motor penggerak pengembangan ekosistem riset dan inovasi di kawasan tersebut.

“Sebagai salah satu investor pelopor di IKN, Pertamina akan merealisasikan proyek ini di atas lahan seluas WP (Wilayah Pengembangan) 1B di area Edutown. Area ini nantinya akan menjadi cikal bakal WP Riset dan Inovasi (WP6) di IKN,” ujar Agung, Sabtu (8/3/2025).

Dalam proyek ini, Pertamina menjalin kemitraan dengan Bakrie Group untuk menarik minat investor internasional, khususnya di sektor pendidikan, riset, dan inovasi. Fokus utama proyek ini adalah pengembangan energi hijau dan keberlanjutan (green energy dan sustainability), yang sejalan dengan visi IKN sebagai kota berkelas dunia yang ramah lingkungan.

Baca juga : KPK Kerahkan 12 Jaksa Tangani Sidang Hasto

Langkah strategis ini telah mencapai tahap komitmen resmi melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pemanfaatan lahan di IKN antara Otorita IKN dan Pertamina melalui Patra Jasa. PKS ini menjadi dasar hukum bagi Pertamina Group untuk melanjutkan proses groundbreaking pembangunan di IKN.

Agung juga mengungkapkan bahwa kolaborasi ini telah menarik perhatian Stanford University melalui Stanford Doerr School of Sustainability untuk menjajaki potensi kerja sama lebih lanjut. “Hal ini membuka peluang keterlibatan lebih luas dari investor dan pemangku kepentingan internasional dalam mewujudkan IKN sebagai a world-class city for all,” tambahnya.

Adsense

Ia juga memberikan apresiasi kepada Pertamina dan Bakrie Group atas kontribusi mereka dalam merealisasikan kerja sama ini. Ia berharap proyek ini terus berjalan hingga terwujudnya Nusantara Sustainability Hub sebagai pusat inovasi dan riset berkelanjutan di IKN.

Baca juga : Tarif Tiket Pesawat Lebih Murah, Ekonomi Bergairah

Sebelumnya, pada Juni 2024, Direktur Utama Patra Jasa, Ray S.M. Daulay, menyatakan bahwa Patra Jasa sebagai anak perusahaan portofolio PT Pertamina memiliki tanggung jawab dalam pengembangan fisik, termasuk penyediaan fasilitas untuk mendukung program-program Pertamina dan Bakrie.

Patra Jasa menghadirkan empat nilai tambah dalam pengembangan Nusantara Sustainability Hub di kawasan IKN. Pertama, Berorientasi Net Zero. Bangunan akan dikembangkan dengan memanfaatkan sumber energi rendah emisi untuk mendukung target nol emisi karbon.

Kedua, Kepemimpinan Teknologi. Fasilitas yang dibangun akan mendukung peningkatan keterampilan dan kapabilitas sumber daya manusia Indonesia di bidang riset.

Baca juga : 350 UMKM Perempuan Binaan Pertamina Siap Masuki Pasar Nasional

Ketiga, Aspek Lingkungan. Sebanyak 20 persen dari total lahan akan disediakan sebagai area hijau untuk konservasi flora dan fauna. Keempat, Aspek Komersial. Desain arsitektur hijau yang dilengkapi dengan teknologi terkini akan menciptakan lingkungan yang ramah lingkungan dan efisien secara energi.

“Penandatanganan PKS ini memberikan kepastian hukum bagi investor di IKN. Pertamina melalui Patra Jasa kini memiliki landasan hukum yang jelas untuk mengurus sertifikat Hak Atas Tanah sesuai ketentuan yang berlaku di IKN. Ini adalah langkah konkret dalam mempercepat proses investasi dan menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif di IKN,” tegas Agung.

Selain itu, Patra Jasa juga menandatangani PKS bersama Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dan empat investor pelopor lainnya. “Kami mengapresiasi langkah Pertamina melalui Patra Jasa yang telah melakukan groundbreaking di IKN pada Juni 2024. Komitmen ini menunjukkan kesiapan Pertamina dalam mewujudkan Nusantara Sustainability Hub sebagai proyek unggulan yang diharapkan segera terealisasi,” tutup Agung.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense