RM.id Rakyat Merdeka - PT Elnusa Tbk (Elnusa, IDX: ELSA), anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, terus memperkuat pengembangan bisnisnya di sektor energi.
Dengan fokus pada inovasi dan optimalisasi operasional, Elnusa berupaya mendukung ketahanan energi nasional dan keberlanjutan industri.
Direktur Pengembangan Usaha Elnusa Arief Prasetyo Handoyo mengatakan, perusahaan saat ini tengah mengembangkan teknologi dalam negeri untuk proses pembersihan dan inspeksi pipa, atau pigging.
"Pigging adalah proses peluncuran Pipeline Inspector Gauge (PIG) yang berfungsi membersihkan dan menginspeksi sistem perpipaan. Kami terus meningkatkan kualitas produk dan jasa pigging, termasuk dengan mengembangkan Foam PIG sebagai material utama dalam pembersihan pipa," jelas Arief dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/3).
Baca juga : Lalu Hadrian Irfani: Harapannya Bisa Ciptakan Keselarasan
Selain itu, Elnusa juga mengembangkan berbagai solusi energi, seperti Binary Heat Exchanger for Geothermal, Inflow Control Device (Downhole Flow Regulator), dan Ecolift Hydraulic Pumping Unit untuk optimalisasi sumur idle.
Inisiatif ini merupakan sinergi dengan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE).
Di bidang energi berkelanjutan, Elnusa juga memperkuat ekosistem kendaraan listrik (EV Ecosystems) dengan mengembangkan Battery Charging Station, serta menerapkan teknologi Carbon Capture Utilization & Storage (CCUS) guna mendukung transisi energi.
Dalam aspek Pipeline Integrity Management, Elnusa mengembangkan In-Line Inspection Services untuk memastikan keandalan dan keselamatan jaringan pipa.
Baca juga : Cuaca Besok Hujan Atau Panas Di Jakarta Jumat (14/3), Ini Prediksi BMKG
Sementara itu, di sektor Well Production Improvement, perusahaan menghadirkan inovasi seperti Pertasolvent, Hydraulic Dilation Water Pumping, dan Automatic Well Performance Analyzer guna meningkatkan efisiensi serta optimasi produksi migas.
Arief menegaskan, pengembangan bisnis ini merupakan wujud komitmen Elnusa dalam memperkuat ketahanan energi nasional.
"Kami terus mengakselerasi inovasi yang tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi industri energi dan seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.
Sebagai bentuk keseriusan dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan, Elnusa mengalokasikan capital expenditure (capex) sebesar Rp 594 miliar pada tahun 2025.
Baca juga : Dukung Kelancaran Mudik 2025, PTPP Rampungkan Pelebaran Tol Cipali
Alokasi ini terdiri dari 56,4 persen untuk Upstream & Support Services, 30,3 persen untuk Energy Distribution & Logistics, serta 13,3 persen untuk Non-Project dan New Business Development.
Dengan pendekatan investasi yang prudent dan terarah, Elnusa memastikan pengelolaan bisnis sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik, serta prinsip manajemen risiko yang ketat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.