RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama rombongan mendatangi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) menyusul anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (18/3/2025).
Dasco tiba di Gedung BEI sekitar pukul 13.40 Wib. Dalam kunjungan tersebut, Dasco didampingi Ketua Komisi XI DPR Misbakhun, Wakil Ketua Komisi XI Mohamad Hekal, serta anggota DPR lainnya, yaitu Wihadi Wiyanto, Putri Komarudin, dan Fauzi Amro.
Baca juga : Swasembada Pangan Dalam Perspektif Badan Karantina Indonesia
Dasco menegaskan bahwa ekonomi fiskal Indonesia tetap kuat meski IHSG sedang terpuruk. Ia juga membantah isu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mundur dari jabatannya karena kondisi ekonomi fiskal tersebut.
"Soal persepsi investor luar, saya tidak tahu. Tapi yang jelas, Sri Mulyani tidak akan mundur, dan fiskal kita kuat," kata Dasco di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (18/3/2025).
Baca juga : Soal Isu Reshuffle, Dasco Tenangkan Para Menteri
Menurut Dasco, anjloknya IHSG bukanlah kejadian baru. Ia mengingatkan bahwa kondisi serupa pernah terjadi pada masa pandemi Covid-19.
Ia menjelaskan, trading halt atau pembekuan transaksi sementara memang otomatis dilakukan jika IHSG anjlok hingga 5 persen.
Baca juga : Juara Seri Pembuka MotoGP, Ducati Yakin Marquez Juara Dunia
"Menyikapi pembekuan otomatis akibat koreksi IHSG sebesar 5 persen itu memang sudah mekanisme standar. Bukan kali ini saja terjadi, sebelumnya juga pernah saat pandemi Covid-19," jelasnya.
Pada perdagangan Selasa (18/3/2025), IHSG anjlok hingga menyentuh batas trading halt. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pukul 11.30 WIB, IHSG melemah 353,613 poin atau 5,022 persen ke level 6.158.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.