BREAKING NEWS
 

Bahas Perekonomian, Istana Gelar Diskusi Dengan Analis Dan Ekonom

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Senin, 24 Maret 2025 17:57 WIB
Deputi II Bidang Diseminasi dan Media Informasi Kantor Komunikasi Kepresidenan Noudhy Valdryno. (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap komunikasi publik bagi seluruh pihak yang bekerja di lingkungan Istana Kepresidenan.

Dalam upaya meningkatkan transparansi dan kualitas informasi kepada masyarakat, Presiden memerintahkan Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) untuk berdiskusi dengan para analis dan ekonom di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/3/2025).

Deputi II Bidang Diseminasi dan Media Informasi PCO, Noudhy Valdryno menyebut, diskusi ini merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo dalam memperbaiki komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.

Baca juga : Bantah Produk Ratansha Gunakan Merkuri, BPOM: Jangan Asal Sebarkan Informasi

“Kami berdiskusi dengan para analis dan ekonom terkait kebijakan serta outlook ekonomi Indonesia ke depannya. Ini adalah bagian dari komitmen Presiden untuk meningkatkan kualitas dan intensitas komunikasi kepada semua kalangan,” ujar Ryno.

Adsense

Ia juga menekankan bahwa perekonomian negara membutuhkan peran aktif dari pelaku pasar modal, sehingga Istana ingin mendapatkan rekomendasi, saran, dan pandangan dari para ahli mengenai kondisi ekonomi saat ini.

“Alhamdulillah, mereka masih optimis dan bersemangat. Mereka juga berkomitmen untuk membangun negara ini bersama-sama dengan pemerintah,” tambahnya.

Baca juga : UMKM Kunci Ekonomi, Sampoerna Perkuat Sinergi Dengan Pemerintah Dan BUMN

Dari hasil pertemuan tersebut, para pelaku pasar dan ekonom mengusulkan agar komunikasi dengan pemerintah dilakukan secara berkala dan lebih konsisten. Menanggapi hal itu, PCO berencana menggelar pertemuan rutin dengan pelaku pasar, analis, dan ekonom untuk membahas perkembangan ekonomi secara lebih mendalam.

Menurut Presiden Prabowo, pelaku pasar modal dan ekonom memegang peran penting dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen dalam lima tahun ke depan.

“Kalau bisa, pertemuan ini dibuat rutin karena ada beberapa sektor yang membutuhkan masukan secara konsisten. Salah satunya tentu saja sektor ekonomi,” pungkas Ryno.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense