RM.id Rakyat Merdeka - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) menunjukkan komitmen pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui inovasi kolaborasi.
Bersama Garuda Indonesia, produk-produk unggulan mitra binaan Kilang Plaju turut serta dalam penerbangan Palembang-Jakarta beberapa waktu lalu, memberikan pengalaman unik bagi penumpang dan awak kabin.
"Perkenalan produk mitra binaan ini menjadi kejutan menyenangkan bagi para kru dan penumpang," ujar Corporate Secretary KPI, Hermansyah Y. Nasroen, dalam keterangan tertulis, Rabu (16/4).
Sebanyak 161 penumpang dan 7 awak kabin dalam penerbangan tersebut berkesempatan mencicipi dan mengenal berbagai produk lokal hasil karya pelaku UMKM binaan Kilang Plaju.
Ragam produk UMKM yang diperkenalkan antara lain: Keripik Tempe Bu Mar, Teh Herbal Bu Jamiah, Ecoprint Scrunchies, Nastar by Orchid, serta Kopi Muara Cawang.
Semua produk tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Plaju Berdaya”.
Baca juga : Pertamina Dan Hyundai Kembangkan Proyek Hidrogen Di Bandung
Hermansyah menjelaskan, kolaborasi ini merupakan bentuk nyata komitmen KPI dalam mendorong eksistensi dan daya saing UMKM binaan agar semakin dikenal luas.
“Produk mitra binaan KPI sangat beragam. Kami berharap seluruh mitra binaan Pertamina tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga menembus pasar internasional,” ungkapnya.
Ia menambahkan, KPI ingin menunjukkan bahwa pemberdayaan UMKM dapat dilakukan dengan cara-cara kreatif dan penuh makna.
“Ketika produk lokal bisa tampil dan dibanggakan di ketinggian 30.000 kaki, di situlah kami yakin bahwa potensi lokal mampu menembus batas dan meraih pengakuan yang lebih luas,” tuturnya.
Kehadiran Garuda Indonesia sebagai mitra strategis juga turut memperkuat dampak dari kegiatan ini.
Sinergi tersebut menjadikan pengalaman terbang bersama Garuda lebih dari sekadar perjalanan, tetapi juga menjadi ruang apresiasi bagi karya UMKM lokal yang membanggakan.
Baca juga : Pencuri Balik Ke Dealer Ambil Barang Tertinggal
Setiap produk yang dibawa terbang memiliki cerita dan keunikan tersendiri: Keripik Tempe Bu Mar merupakan hasil olahan tempe dari Kelurahan Plaju Ulu, yang dikenal sebagai salah satu sentra tempe tertua di Palembang sejak 1952.
Produk ini merupakan bagian dari Program TJSL Kampung Pangan Inovatif yang dijalankan Kilang Plaju.
Nastar by Orchid diproduksi oleh seorang pemuda di kawasan Plaju.
Produk kue kering ini menjadi sajian andalan khas Lebaran yang lahir dari semangat wirausaha generasi muda.
Teh Herbal Bu Jamiah pernah terpilih sebagai suvenir dalam ajang G20 pada tahun 2022.
Teh ini diproduksi dari kebun herbal rumahan yang ditanami daun mint, rosella, sambiloto, hingga daun bidara.
Baca juga : Biaya Perawatan Tinggi, Jakarta International Velodrome Jadi Beban PT Jakpro
Ecoprint Scrunchies adalah produk dari UMKM Rosella Ecoprint yang mengusung semangat fesyen berkelanjutan.
Produk ini menggunakan zat warna alami dari dedaunan yang tumbuh di halaman rumah warga Plaju.
Kopi Muara Cawang berasal dari Desa Singapure, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.
Kopi arabika ini diolah oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menggunakan energi terbarukan dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 2,2 kilowatt-peak (kWp).
“Semangat pemberdayaan UMKM yang kami lakukan sejalan dengan komitmen kami untuk terus memperkuat peran masyarakat dalam mendorong ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan,” tutup Hermansyah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.