RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menjadikan business networking sebagai kunci utama untuk memasarkan produk unggulan Indonesia di pasar global.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyampaikan, Kemendag secara aktif memfasilitasi pelaku usaha lokal untuk bertemu langsung dengan perwakilan negara asing yang berada di Indonesia.
Upaya ini merupakan langkah konkret dalam membuka jalur kerja sama dan ekspansi produk Indonesia ke pasar dunia.
“Dengan memperkuat jejaring bisnis, kita membuka pintu bagi kerja sama jangka panjang yang saling menguntungkan. Ini bagian dari strategi kami mendukung ekspor nasional,” ujar Budi dalam keterangannya dikutip, Jumat (18/4/2025).
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kemendag menggelar kegiatan business networking di Ruang Permanent Trade Exhibition (PTE), yang merupakan bagian dari layanan Inaexport.
Baca juga : Dulu Dikejar-kejar,Kini Dicerai Arya
Dalam kegiatan ini, empat perusahaan dari sektor dekorasi rumah dan furnitur, minuman herbal, serat viskosa, serta makanan dan minuman olahan, mempresentasikan produk dan pencapaian bisnis mereka di hadapan perwakilan negara sahabat.
Budi berharap, kegiatan ini menjadi ruang produktif dalam membangun sinergi konkret antara pelaku usaha Indonesia dan mitra internasional.
Dia juga menegaskan, Indonesia merupakan tempat yang sangat potensial untuk investasi asing.
“Indonesia adalah negara berkembang dengan kebutuhan yang terus meningkat. Jika dianalogikan sebagai manusia, kita ini seperti pemuda yang sedang bertumbuh dan membutuhkan rumah, kendaraan, dan penghasilan. Di situlah peluang investasi terbuka lebar,” ungkap Budi..
Menurutnya, Indonesia harus bersikap proaktif dalam menarik investasi, dengan menciptakan iklim usaha yang kondusif dan kebijakan yang menarik bagi investor asing.
Baca juga : Jokowi Tunjukkan Ijazah ke Wartawan
“Investasi itu bersifat jangka panjang. Maka, kita harus bisa menjamin kenyamanan dan kepastian para investor agar mereka yakin untuk menanamkan modalnya di Indonesia,” tambahnya.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi menjelaskan, kegiatan business networking akan menjadi agenda rutin bulanan.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mempertemukan pelaku usaha dengan pembeli potensial. Tetapi juga menjadi sarana diplomasi ekonomi melalui keterlibatan kedutaan besar dan badan promosi perdagangan asing.
“Agenda ini menjadi media strategis untuk memperkenalkan produk unggulan dari PTE. Serta membangun ruang dialog yang membuka potensi kerja sama dan perdagangan baru,” ujarnya.
Senada, Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Kemendag Bayu Wicaksono mengatakan, jejaring bisnis ini merupakan inisiatif penting mempromosikan keunggulan produk nasional kepada perwakilan asing dan mitra dagang dari berbagai negara.
Baca juga : Pidato Pertama Setelah Lengser, Biden: Trump Bikin Banyak Kerusakan
“Dengan menampilkan lebih dari 300 perusahaan eksportir Indonesia, kegiatan ini diharapkan menjadi wadah sinergi yang kuat antara pelaku usaha nasional dengan perwakilan asing di Indonesia,” jelasnya.
Menurut Bayu, Pemerintah berkomitmen terus menciptakan ruang temu yang produktif sebagai sarana promosi ekspor, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.