BREAKING NEWS
 

Aismoli Dorong Pemerintah Bikin Peta Jalan Kendaraan Listrik

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 30 April 2025 22:57 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) mendorong Pemerintah untuk membuat peta jalan kendaraan listrik, khususnya sepeda motor listrik dan fokus membantu pertumbuhan supply chain industri sepeda motor listrik.

Ketua Aismoli Budi Setiyadi mengatakan, dengan membangun ekosistem dan supply chain secara efektif, diharapkan industri dapat memproduksi sepeda motor listrik yang terjangkau dan memiliki kualitas yang handal.

"Selain itu, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sepeda motor listrik perlu diperbanyak. Pemerintah juga perlu serius menyiapkan industri lokal agar dapat memproduksi produk hulu ke hilir dengan kualitas yang baik," kata Budi, di Jakarta, Rabu (30/4/2025).

Dia memohon pada Pemerintah mendukung pertumbuhan sepeda motor listrik melalui kebijakan-kebijakan non fiskal.

Baca juga : Sinergi Danantara dan Pertamina Diharapkan Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Di antaranya, pembebasan aturan ganjil genap, penerapan Electronic Road Pricing (ERP) berdasarkan sumber penggerak kendaraan ramah lingkungan di ruas jalan tertentu, zona parkir gratis khusus sepeda motor listrik, kemudahan pengurusan surat-surat dan perizinan.

Kemudian, pengaturan lembaga Pemerintah untuk menggunakan kendaraan listrik dan program-program non-fiskal lainnya.

Adsense

"Pemerintah dapat berperan sebagai pengarah dalam mengkoordinasikan kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem sepeda motor," tuturnya.

Ia berharap, komunikasi yang dilakukan Pemerintah dapat fokus kepada program yang dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, dan berdampak langsung.

Baca juga : Menko PMK Tegaskan Pentingnya Kesiapan Indonesia Hadapi Disrupsi AI

Adapun, saat ini telah berakhir program bantuan pembelian sepeda motor listrik sebesar Rp 7 juta. Hal itu telah menimbulkan tantangan besar bagi industri sepeda motor listrik di Indonesia.

Ada perlambatan produksi karena masih ada stok yang belum diserap. Perencanaan jangka panjang yang telah dibuat oleh industri sejak program subsidi berjalan, mengalami tantangan dalam realisasinya.

Produsen sepeda motor listrik kini bertransformasi dengan strategi masing-masing untuk mengatasi hold buying dari masyarakat yang masih menanti program subsidi.

Sebagian produsen mulai berfokus pada target pasar bisnis dan mengembangkan inovasi produk yang memenuhi kebutuhan pasar dengan harga terjangkau.

Baca juga : Solmet Tegaskan Pemerintahan Prabowo-Gibran Solid

Komunikasi mengenai keunggulan teknologi motor listrik yang memberikan banyaknya penghematan dari bahan bakar, biaya servis dan pajak tahunan untuk penggunanya, semakin ditingkatkan.

Momentum ini perlu didukung oleh pemangku kepentingan dalam ekosistem sepeda motor listrik, terutama Pemerintah, sebagai pemangku kebijakan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense