BREAKING NEWS
 

Forum IFIS 2025 Dorong Percepatan Implementasi Inklusi Keuangan

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 7 Mei 2025 17:41 WIB
International Financial Inclusion Summit (IFIS) 2025 digelar Tony Blair Institute for Global Change (TBI) dan Gates Foundation. (Foto: Dok. IFIS)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah menegaskan kembali komitmennya untuk meningkatkan inklusi keuangan dalam acara Indonesia International Financial Inclusion Summit (IFIS) 2025 yang digelar, Selasa (6/5/2025).

Mengusung tema ‘Inklusi Keuangan untuk Mendukung Asta Cita,’ acara ini diselenggarakan oleh Tony Blair Institute for Global Change (TBI) dan Gates Foundation, dengan dukungan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Dewan Nasional Keuangan Inklusif.

IFIS 2025 menjadi forum diskusi dan kolaborasi strategis pertama di Indonesia yang secara khusus berfokus pada inklusi keuangan. 

Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Ali Murtopo Simbolon dalam sambutannya menyampaikan, pihaknya percaya IFIS 2025 tidak hanya akan menjadi forum dialog, tetapi juga menjadi tonggak penting untuk mempercepat agenda inklusi keuangan nasional. 

"Kolaborasi ini akan membuka jalan untuk mengatasi tantangan-tantangan paling mendesak yang terjadi di masyarakat kita," ujar Ali.

Baca juga : World Safety Day 2025, Tekad IWIP Dorong Budaya Keselamatan Kerja

Berdasarkan data terbaru angka inklusi finansial di Indonesia telah menunjukan peningkatan positif. 76,3 persen penduduk tercatat telah memiliki rekening di lembaga keuangan formal, dan 88,7 persen telah menggunakan layanan keuangan formal. 

“Kami turut bangga atas tren positif ini yang selaras dengan komitmen pemerintah untuk mempercepat inklusi keuangan,” ujarnya. 

Hadir pula representasi global yaitu Barbara Ubaldi selaku Global Senior Director for Government Innovation & AI dari TBI. 

Adsense

Melalui rangkaian diskusi panel tematik serta peluncuran dokumen strategis ‘Kajian Pemetaan Inklusi Keuangan: Percepatan Akses Layanan Keuangan untuk Kelompok Sasaran’, acara IFIS 2025 menyoroti berbagai isu krusial dan inovasi sistem keuangan inklusif. 

Kajian pemetaan ini diharapkan bisa menjadi sebuah referensi untuk penyusunan Strategi Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan kedepannya. 

Baca juga : Dukung IPPA Fest 2025, BRI Dorong Peran Pemberdayaan Warga Binaan

Selanjutnya, dalam rangkain peluncuran Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD), Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan peran 552 TPAKD yang telah terbentuk di seluruh provinsi dan kabupaten/ kota di Indonesia merupakan salah satu kunci menuju ASTA CITA dan Indonesia Emas 2045. 

Oleh karena itu, dengan semangat kolaborasi dan sinergi seluruh Kementerian/ Lembaga, IKAD dihadirkan sebagai instrumen strategis untuk penyelarasan target pusat dan daerah (nasional hingga tingkat kabupaten/kota) serta menjadi kunci bagi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dalam mengakselerasi inklusi keuangan secara sinergis di seluruh wilayah.

Fokus pembahasan forum kali ini mencakup peran infrastruktur publik digital dalam mengatasi tantangan inklusi keuangan, pemberdayaan perempuan melalui akses keuangan yang setara, serta peningkatan perlindungan konsumen dan literasi keuangan. 

Inklusi keuangan adalah salah satu fokus utama di dalam RPJMN, di mana dalam RPJMN 2025-2029 menargetkan capaian inklusi keuangan sebesar 91 persen pada tahun 2025 dan 93 persen pada 2029. 

Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu menyoroti pentingnya menyukseskan inklusi keuangan yang didukung oleh literasi keuangan, khususnya melalui pemanfaatan akun dan peningkatan informasi mengenai risiko investasi.

Baca juga : Perkuat Peran Perempuan, PLN EPI Gelar Literasi Keuangan

IFIS 2025 ditetapkan sebagai forum kolaborasi strategis tingkat nasional maupun global, dengan mengintegrasikan target pembangunan Asta Cita dalam mendorong pemerataan ekonomi, khususnya bagi kelompok rentan. 

Forum ini diharapkan memperkuat kepemimpinan Indonesia dalam agenda inklusi keuangan global dan memposisikannya sebagai champion dalam pemerataan ekonomi dunia Turut dihadiri oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria serta Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, acara IFIS 2025 diikuti oleh sekitar 1.000 peserta yang bergabung baik secara luring maupun daring. 

Lembaga keuangan nasional seperti Bank Indonesia dan OJK, serta seluruh Kelompok Kerja (Pokja) DNKI dan sejumlah mitra DNKI lainnya seperti Lembaga Keuangan Bank dan Non Bank dan RISE Indonesia juga turut berpartisipasi dalam forum ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense