RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat 0,38 persen di level Rp 16.182 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 16.238 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia mayoritas menguat terhadap dolar AS. Dolar Taiwan naik 1,14 persen, ringgit Malaysia naik 0,56 persen, peso Filipina menguat 0,24 persen, yen Jepang menguat 0,17 persen, baht Thailand naik 0,1 persen, dan dolar Singapura melemah 0,06 persen.
Baca juga : Pasca Libur Panjang, Rupiah Melemah Ke Level Rp 16.213 Per Dolar AS
Indeks dolar As terhadap mata uang saingannya melemah 0,07 persen ke level 96,42. Sementara, nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,60 persen ke level Rp 18.920, terhadap poundsterling Inggris melemah 0,02 persen ke level Rp 22.271, dan terhadap dolar Australia minus 0,12 persen ke level Rp 10.618.
Direktur PT TRX Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, terdapat sejumlah sentimen yang memengaruhi pergerakan rupiah. Dari luar negeri, Gedung Putih mengumumkan bahwa AS dan China telah secara resmi menandatangani perjanjian perdagangan serta secara efektif mengakhiri perang dagang yang sedang berlangsung.
Baca juga : Rupiah Menguat Ke Level Rp 16.278 Per Dolar AS
Menurutnya, mengenai geopolitik, Iran telah menunjukkan tanda-tanda fleksibilitas, condong ke arah diplomasi.
Hal ini karena perwakilannya di PBB mengatakan bahwa Teheran terbuka untuk membentuk konsorsium nuklir regional jika terjadi kesepakatan dengan Washington.
Baca juga : IHSG Rebound Ke Level 6.842 Pagi Ini
“Fokus pasar pekan ini juga tertuju ke data ketenagakerjaan utama AS yang akan dirilis. Dari dalam negeri, tingkat inflasi di Indonesia pada Juni 2025 diperkirakan berada pada kisaran 2,2 persen yoy,” ujarnya, Selasa (1/7/2025).
Dia memproyeksi, nilai tukar rupiah akan bergerak fluktuatif, tetapi ditutup menguat di rentang Rp 16.170-Rp 16.240 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.