Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka melemah 0,06 persen ke level Rp 16.299 per dolar Amerika Serikat (AS) dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 16.290 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS. Peso Filipina turun 0,15 persen, ringgit Malaysia anjlok 0,14 persen, dolar Taiwan minus 0,13 persen, baht Thailand melemah 0,1 persen, won Korea Selatan menguat 0,12 persen, dolar Singapura naik 0,08 persen ,dan yen Jepang menguat 0,08 persen.
Baca juga : Rupiah Merosot Ke Rp 16.293 Per Dolar AS
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,13 persen ke level 98,26. Sementara nilai tukar rupiah terhadap poundsterling Inggris menguat 0,14 persen ke level Rp 21.863, dan terhadap dolar Australia melemah 0,03 persen ke level Rp 10.586.
Analis Pasar Keuangan Ariston Tjendra mengatakan, nilai tukar rupiah masih berisiko melemah pada perdagangan hari ini, meski penguatan dolar AS cenderung terbatas. “Ini dipicu oleh konflik antara Iran dan Israel yang belum mereda, serta intervensi AS yang mulai membantu Israel,” kata Ariston dalam riset, Rabu (18/6/2025).
Baca juga : Kena Getah Perang Iran-Israel, Rupiah Melemah Ke Rp 16.306 Per Dolar AS
Namun, pasar juga mencermati arah kebijakan The Fed dalam rapat moneter terbarunya. Ekspektasi pasar mengarah pada sikap The Fed yang lebih dovish atau mendukung pelonggaran moneter, karena tekanan yang dialami ekonomi AS belakangan ini.
"Kemungkinan dolar AS tidak akan bergerak terlalu kuat hari ini terhadap rupiah, karena sentimen The Fed yang kuat bisa menahan penguatan dolar AS," ujarnya.
Baca juga : Jelang Akhir Pekan, Rupiah Melemah Ke Rp 16.260
Dia memproyeksi, nilai tukar rupiah berpotensi melemah ke kisaran Rp 16.300 per dolar AS, dengan level support di sekitar Rp 16.250 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya