RM.id Rakyat Merdeka - Perusahaan rintisan teknologi finansial asal Indonesia, Monit, mengumumkan perolehan pendanaan sebesar 2,5 juta dolar AS dalam putaran yang dipimpin oleh Cento Ventures, dengan partisipasi strategis dari Sansan, perusahaan transformasi digital B2B asal Jepang.
Investor sebelumnya seperti 1982 Ventures dan Init-6, juga kembali ambil bagian, mempertegas dukungan mereka terhadap pertumbuhan Monit.
Pendanaan ini digunakan untuk memperkuat solusi Monit dalam membantu perusahaan menengah hingga besar di Indonesia yang masih bergulat dengan sistem keuangan yang terfragmentasi, manual, dan kurang transparan.
Melalui platform berbasis kecerdasan buatan (AI), Monit menghadirkan pendekatan modern dalam pengelolaan pengeluaran, mulai dari manajemen kartu korporat, pelacakan transaksi secara real-time, hingga kontrol anggaran yang tersentralisasi.
CEO sekaligus Co-founder Monit, Rizki Aditya, mengatakan bahwa banyak perusahaan di Indonesia menghadapi tantangan serupa dalam proses keuangan internal mereka.
Baca juga : Bamsoet: Kesuksesan Formula E Jakarta Prestasi Seluruh Masyarakat Indonesia
Menurutnya, Monit hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan teknologi yang mampu memberikan visibilitas dan efisiensi secara menyeluruh.
Rizki menyebut, perusahaan skala menengah hingga besar tengah menghadapi lanskap operasional yang semakin kompleks. Mereka terhambat oleh proses keuangan yang tidak efisien dan berdampak langsung pada pertumbuhan bisnis.
"Platform kami dirancang khusus untuk mengatasi masalah ini, dan pendanaan baru ini akan memperkuat kemampuan produk kami sekaligus posisi kami di pasar," ujar Rizki dalam keterangan resmi, Rabu (2/7/2025).
Dalam beberapa tahun terakhir, Monit menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Perusahaan ini telah memproses lebih dari 200 juta dolar AS dalam total volume pembayaran, dengan proyeksi mencapai 1,4 miliar dolar AS secara tahunan pada 2026.
Platform ini juga telah digunakan oleh hampir 1.000 perusahaan, dan mencatat peningkatan pendapatan hingga lima kali lipat dari tahun sebelumnya.
Baca juga : Pramono: Pengalaman Jakarta Jadi Role Model Pengelolaan Infrastruktur Di IKN
Boon Ping Chua, Partner di Cento Ventures, menilai Monit berhasil mengisi celah penting dalam infrastruktur keuangan bisnis di Indonesia.
Menurutnya, Monit memiliki potensi besar untuk menjadi perusahaan yang mendefinisikan kategori baru dalam pengelolaan keuangan di Asia Tenggara.
"Eksekusi yang disiplin dan fokus produk mereka menjadikan Monit sangat relevan untuk pasar yang terus berkembang ini," ungkap Boon Ping.
Dari Jepang, Muneyuki Hashimoto, CFO dan Executive Officer Sansan, juga menyampaikan antusiasmenya terhadap kerja sama ini.
Ia menyebut bahwa efisiensi yang ditawarkan Monit sangat dibutuhkan di sektor korporasi Indonesia, sejalan dengan misi Sansan dalam membangun infrastruktur bisnis yang berkelanjutan.
Baca juga : Produsen Raksasa Alutsista Prancis Komit Dukung Sistem Pertahanan Indonesia
Investor lokal pun memberikan apresiasi terhadap pendekatan bisnis Monit. Achmad Zaky, Founding Partner Init-6, menyebut Monit sebagai perusahaan yang tak hanya tumbuh cepat, tetapi juga mampu memecahkan persoalan yang kompleks di sektor keuangan perusahaan.
“Kami mendukung Monit sejak awal karena melihat kombinasi yang solid antara fokus, disiplin, dan pemahaman mendalam terhadap pasar,” ujarnya.
Pendanaan ini akan dimanfaatkan untuk pengembangan teknologi lanjutan, termasuk peningkatan fitur berbasis AI guna memberikan masukan prediktif dan automasi keuangan tingkat tinggi.
Monit juga berencana memperluas jangkauan pasar dengan membangun jaringan penjualan dan berekspansi secara strategis ke pasar regional di Asia Tenggara.
Dengan meningkatnya kebutuhan akan pengelolaan pengeluaran bisnis yang modern dan terukur, kehadiran solusi seperti Monit dinilai semakin penting di tengah perubahan lanskap keuangan digital nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.