BREAKING NEWS
 

Cadangan Devisa RI Naik Tipis Jadi Rp 2.479 T Per Juni 2025

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ADITYA NUGROHO
Senin, 7 Juli 2025 12:43 WIB
Dolar AS. (Foto: Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2025 tercatat sebesar 152,6 miliar dolar AS atau Rp 2.479 triliun, mengalami kenaikan tipis dibandingkan posisi pada akhir Mei 2025 yang sebesar 152,5 miliar dolar AS atau Rp 2.477 triliun.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa peningkatan tersebut antara lain bersumber dari penerimaan pajak dan jasa, serta penerbitan global bond oleh pemerintah.

Baca juga : Harga Emas Antam Kamis 3 Juli Turun Jadi Rp 1.911.000 Per Gram

“Kenaikan posisi cadangan devisa mencerminkan ketahanan eksternal Indonesia yang tetap kuat, di tengah upaya stabilisasi nilai tukar Rupiah oleh Bank Indonesia dalam merespons tingginya ketidakpastian pasar keuangan global,” ujar Ramdan di Jakarta, Senin (7/7/2025).

Adsense

Menurutnya, posisi cadangan devisa per akhir Juni 2025 setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka ini jauh berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

Baca juga : Harga Emas Antam Selasa 1 Juli Naik Rp 16 Ribu Per Gram

“Bank Indonesia menilai bahwa cadangan devisa ini memadai untuk mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan nasional,” tambah Ramdan.

Ke depan, Bank Indonesia memandang bahwa posisi cadangan devisa akan tetap memadai, didukung oleh prospek ekspor yang terjaga, neraca transaksi modal dan finansial yang diprakirakan tetap mencatatkan surplus, serta persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian domestik.

Baca juga : Hore, Naik MRT, Transjakarta Dan LRT Jakarta Cuma Rp 1 Pada 22 Juni 2025

“Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah untuk menjaga ketahanan eksternal dan mendukung stabilitas perekonomian nasional menuju pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tutup Ramdan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense