RM.id Rakyat Merdeka - Di tengah maraknya tren cafe di Ibu Kota, sebuah cafe unik dengan nilai historis dan sosial resmi dibuka di Mako Kopassus, Jakarta Timur.
Bernama Cafe Kartika Bakery, tempat ini bukan hanya menghadirkan roti dan kopi hangat, tapi juga menyimpan kisah panjang perjuangan, kolaborasi, dan dedikasi dari para ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Kopassus, termasuk Warakawuri, istri prajurit yang telah wafat.
Peresmian cafe ini dihadiri sejumlah tokoh penting, mulai dari Pimpinan Komisi I DPR-RI Anton Sukartono Suratto, Anggota DPR RI Hillary Brigitta Lasut, hingga Duta Besar Indonesia untuk Yunani Bebeb AKN Djundjunan.
Tak hanya hadir, mereka juga menikmati sajian khas buatan para ibu Persit dan Warakawuri, termasuk nasi goreng kecombrang ala Jawa Barat, yang mendapat pujian khusus dari Dubes Bebeb.
“Cafe ini bukan sekadar tempat makan, tapi simbol kekuatan dan semangat ibu-ibu Persit yang luar biasa. Saya bangga, ini bisa jadi contoh bagi komunitas lain,” ujar Bebeb Djundjunan.
Baca juga : Para Menteri Tunggu Persetujuan Sri Mulyani
Dari Roti untuk Prajurit, Menjadi Cafe untuk Semua Cafe Kartika Bakery sejatinya telah berdiri sejak 1997, awalnya sebagai toko roti kecil yang melayani lingkungan Kopassus. Namun karena dinamika usaha, tempat ini sempat tutup pada 2023.
Pada 2024, berkat semangat baru dan kolaborasi antaranggota Persit, Kartika Bakery direvitalisasi menjadi cafe yang lebih modern dengan konsep “homey” dan menu yang lebih variatif.
“Dulu kami sempat tutup, tapi kini kami kembali dengan konsep baru dan roti beragam. Kami juga latih barista agar kopi di sini tak kalah dengan cafe besar,” ujar Ria Djon Afriandi, inisiator sekaligus Ketua Persit Cabang BS Kopassus.
Suasana cafe dibuat ramah keluarga, dengan area outdoor yang asri, permainan anak, serta pilihan menu ringan dan berat yang dibuat langsung oleh tangan-tangan terampil Warakawuri.
Tak heran, pengunjung merasakan atmosfer seperti sedang “nongkrong di rumah sendiri”.
Baca juga : Menteri Maman Bawa Dokumen ke KPK, Klarifikasi Polemik Perjalanan Istri ke Eropa
Apresiasi Tokoh dan Harapan Sosial
Anggota DPR RI Anton Suratto mengapresiasi konsep cafe ini, terutama karena sebagian besar hasil usaha disalurkan untuk kegiatan sosial seperti Jumat Berkah.
“Makanan enak di sini dimasak langsung oleh ibu-ibu Persit dan Warakawuri. Selain nikmat, kita juga ikut berbagi,” katanya.
Sementara itu, Hillary Brigitta Lasut dan Trinovi Khairani Sitorus menyoroti suasana cafe yang hangat dan inklusif, serta memberi ruang produktif bagi perempuan dalam keluarga besar TNI.
“Cafe ini penuh kehangatan. Saya harap semakin banyak masyarakat yang datang dan merasakan langsung energi positif dari tempat ini,” ucap Hillary.
Baca juga : Tantangan Baru Pengamanan Wilayah Udara Indonesia Di Era Siber Dan AI
Trinovi menambahkan, “Suasananya seperti rumah. Nggak nyangka dari komunitas militer bisa lahir tempat senyaman ini.”
Lebih dari Sekadar Cafe
Cafe Kartika Bakery kini berdiri sebagai simbol kekuatan komunitas perempuan dalam keluarga besar TNI, yang tak hanya menjaga rumah tangga, tetapi juga mampu membangun ruang publik yang berdampak.
Tempat ini tak hanya menjual makanan, tapi juga menghadirkan cerita, semangat, dan cita rasa khas Indonesia dalam setiap sajian.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.