Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ramai-ramai Minta Tambahan Anggaran
Para Menteri Tunggu Persetujuan Sri Mulyani
Jumat, 11 Juli 2025 08:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Seminggu ini, para menteri ramai-ramai menghadap ke DPR. Selain bahas program kerja, para menteri minta tambahan anggaran. Keputusan final di tangan Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Ada yang rapat dengan komisi sebagai mitra kerja di DPR. Ada juga yang menggelar rapat dengan Badan Anggaran DPR-alat kelengkapan yang memang bertugas menyusun APBN bersama Pemerintah.
Dalam rapat, para menteri tak sungkan minta tambahan anggaran. Alasannya, demi program prioritas nasional. Tak tanggung-tanggung, banyak yang naiknya berlipat-lipat dari pagu indikatif.
Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Budi Gunawan (BG) minta tambahan Rp 728,8 M, dari pagu hanya Rp 126,5 M. Untuk apa? Bangun Command Center Politik dan Keamanan senilai Rp 250 M.
Baca juga : 187.306 Anggota PSI Bakal Pilih Ketum Anyar
“Ini bukan sekadar bangunan. Ini pusat pemantauan nasional real-time,” ucap BG, mantap.
Menko Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengatakan, anggaran kementeriannya tidak cukup untuk membayar gaji pegawai. Ia minta tambahan Rp 100,6 M.
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), datang dengan proposal Rp 200 M demi pengawalan proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung–Surabaya. “Kami perlu operasional ke lapangan,” ucapnya.
Menko Pangan Zulkifli Hasan ajukan Rp 272 M tambahan. Total anggarannya nanti tembus Rp 410 M. Alasannya, untuk program Koperasi Desa Merah Putih dan pantauan ketahanan pangan.
Baca juga : Wamendagri Genjot Perajin Mikro Tembus Pasar Global
Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno minta Rp 207,2 M demi kecerdasan buatan dan penurunan stunting. Lalu Menko bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar ajukan Rp 276 M buat pengentasan kemiskinan.
Tak mau ketinggalan, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, minta tambahan jumbo: Rp 12,6 triliun! Alasannya, untuk bangun infrastruktur digital, literasi, komunikasi publik, dan dana untuk KPI, KIP, serta Dewan Pers.
Hal yang sama juga disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar. Dia minta Rp 8,4 T buat bayar gaji ASN dan non-ASN. Menteri Sosial Saifullah Yusuf ingin nambah Rp 1,19 T buat program Sekolah Rakyat. Anggaran Kemensos tembus Rp 80,7 T.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri minta Rp 50 M buat tangani kekerasan perempuan-anak, plus Rp 19 M untuk bayar CPNS dan staf layanan SAPA 129.
Baca juga : 15 Pengurus Kubu Afrizal Somasi Ketua PPP Riau
Menteri Pertanian Amran Sulaiman ngebut dari pagu Rp 13,75 T jadi Rp 44,64 T. Alasannya: swasembada, penyuluh, dan hilirisasi pertanian.
“Sudah kami ajukan ke Menkeu,” tegasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya