BREAKING NEWS
 

Naik 95,4 Persen, Kementerian UMKM Fasilitasi Penerbitan 739.843 NIB Hingga Triwulan II-2025

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Jumat, 18 Juli 2025 18:58 WIB
Menteri UMKM Maman Abdurrahman (kedua kiri) saat menjelaskan program perluasan Nomor Induk Berusaha (NIB), Jumat (18/7/2025). (Foto: Dok. Kemenkop)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mencatat sejumlah pencapaian signifikan hingga triwulan II-2025. Terutama dalam percepatan formalitas usaha, pembiayaan, hingga peningkatan daya saing UMKM di Indonesia.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan, hingga saat ini program perluasan Nomor Induk Berusaha (NIB) berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM melalui sistem perizinan berusaha (OSS), telah tercatat sebanyak 1.445.205 NIB pada triwulan II ini.

“Jumlah ini naik hingga 95,4 persen dari triwulan I yakni 739.843 NIB. Capaian triwulan II ini setara dengan 83,72 persen dari total target penerbitan NIB tahun 2025 yaitu 2,5 juta NIB,” ujar  Maman dalam keterangan resmi, di Jakarta, Jumat (18/7/2025).

Sedangkan untuk sertifikasi halal pada triwulan II mencapai 654.518 sertifikat. Dengan capaian triwulan II ini, maka total akumulasi penerbitan sertifikat halal sejak 2019 mencapai 2.348.061 sertifikat dan mencakup sebanyak 6.563.083 produk, dari total akumulasi tersebut.

Baca juga : Cegah Pengoplosan, Kemenperin Awasi Ketat Peredaran Gula Rafinasi

Berdasarkan jenis pendaftaran terdapat sebanyak 97,2 persen dari sertifikat halal diterbitkan melalui skema  self declare, sementara 2,8 persen melalui skema regular.

SNI Bina UMK pada triwulan II 2025 diberikan kepada 194.401 pengusaha UMK, meningkat 105 persen dari triwulan I tahun 2025. Jumlah produk penerima tanda SNI Bina UMK sampai triwulan II tahun 2025 sebanyak 229.930 produk.

“Dengan capaian tersebut, maka akumulasi penerbitan sertifikat SNI Bina UMK tercapai 1.028.567 pengusaha UMK dan mencakup 1.205.533 produk yang telah memiliki sertifikasi SNI Bina UMK,”rinci Maman.

Adsense

Sementara layanan nomor Izin edar, pada semester I-2025 mencapai 24.837 nomor NIE, dengan total akumulasi dari tahun 2016 yaitu sebesar 12.338 pengusaha UMKM yang terdaftar memiliki izin edar dan 194.806 produk dengan nomor izin edar aktif.

Baca juga : MIND ID Perkuat Pembinaan UMKM untuk Dorong Penyerapan Tenaga Kerja di Sulawesi

Sertifikat PIRT juga ikut tumbuh, penerbitan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga pada semester I tahun 2025 mencapai 104.860 sertifikat. Total akumulasi sejak tahun 2021, sertifikat PIRT telah diberikan kepada 203.442 pengusaha UMK dan mencakup 525.947 produk yang memiliki SPP-IRT.

Untuk penerbitan merek dagang UMKM per semester I-2025 mencapai 7.692 merek dagang, dan secara total akumulasi dari tahun 1980 telah terbit 154.371 merek dagang UMKM.

Penerbitan PT Perseorangan, pada semester I tahun 2025 sebanyak 36.574 perusahaan, dengan total akumulasi dari tahun 2020 mencapai 267.422 perusahaan perseorangan.

Jumlah tempat pengelolaan pangan yang terdaftar pada semester I tahun 2025 yaitu sebanyak 274.923 TPP dengan 189.978 TPP yang memiliki label Higiene Sanitasi Pangan.

Baca juga : BNI Rayakan 79 Tahun Pengabdian: Dari Penerbit ORI Hingga Transformasi Digital Untuk Negeri

Maman juga menyampaikan, dari sisi pembiayaan, secara kuantitas, realisasi penyaluran KUR nasional sampai 2 Juli 2025 mencapai Rp 132,7 triliun (44,2 persen dari target) dengan penerima manfaat dari program KUR mencapai 2,29 juta orang (65,5 persen dari target). Sebanyak 1,05 juta debitur baru dan 1,08 juta debitur graduasi.

“Secara kualitas, penyaluran KUR tahun 2025 ke sektor produksi akan mencapai target, saat ini penyaluran KUR sektor produksi mencapai 59,9 persen atau Rp 79,6 triliun,” ungkapnya.

Pemerintah, tegas Maman, terus memperkuat dukungan terhadap UMKM yang memiliki peran sentral dan strategis dalam mendukung ketahanan serta pemerataan ekonomi nasional. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense