Sebelumnya
Program KUR saat ini diperluas untuk mendukung ketahanan pangan. Salah satunya adalah skema kredit KUR Satu untuk Tebu Rakyat, merupakan skema khusus bagi petani tebu rakyat dengan fasilitas pembiayaan hingga Rp 500 juta, yang dapat diakses baik oleh individu maupun kelompok.
Keberadaan KUR untuk produsen gula ini, diharapkan dapat mempercepat revitalisasi lahan dan meningkatkan hasil produksi tebu nasional.
Sementara salah satu anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pemberdayaan UMKM.
Baca juga : Warga Lebih Suka Belanja Online Dan Kongkow Di Cafe
Melalui peran aktif sebagai penyalur utama KUR, BRI menghadirkan akses pembiayaan yang inklusif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Hingga akhir triwulan II tahun 2025, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp 83,88 triliun.
“Atau setara 47,93 persen dari total alokasi KUR tahun ini sebesar Rp 175 triliun,” ucap Direktur Utama BRI Hery Gunardi dalam rilisnya, Minggu (27/7/2025).
Baca juga : Semua Kelurahan Kompak Dukung Kopdes Merah Putih
Penyaluran ini dilakukan dengan tetap menjaga kualitas pembiayaan, yang tercermin dari rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) terjaga di level 2,48 persen.
Sebagian besar KUR yang disalurkan BRI dialokasikan ke sektor produksi. Tercatat, sekitar 63,63 persen dari total penyaluran mengalir ke sektor seperti pertanian, perikanan, industri pengolahan dan kegiatan produksi lainnya.
Sektor pertanian menjadi penyerap terbesar dengan nilai pembiayaan mencapai Rp 37,11 triliun, atau sekitar 44,25 persen dari total KUR yang telah disalurkan hingga akhir Juni 2025.
Baca juga : Pasca Sabet Gelar WBO, Xander Zayas Tantang Jawara WBC Dan IBF
“KUR bukan sekadar instrumen pembiayaan, tetapi juga langkah penting dalam mendorong pelaku usaha lebih tangguh dan produktif,” tegas Hery. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.