Dark/Light Mode

Pasca Sabet Gelar WBO, Xander Zayas Tantang Jawara WBC Dan IBF

Senin, 28 Juli 2025 06:30 WIB
Xander Zayas menang angka mutlak atas Jorge Garcia. (Foto: Instagram/worldboxingorg)
Xander Zayas menang angka mutlak atas Jorge Garcia. (Foto: Instagram/worldboxingorg)

RM.id  Rakyat Merdeka - Xander Zayas telah dikukuhkan sebagai juara dunia baru kelas super welter versi World Boxing Organization (WBO). Tak mau cepat puas, raja tinju baru itu langsung menantang jawara World Boxing Council (WBC) dan International Boxing Federation (IBF).

Petinju muda asal Puer­to Riko itu sabet gelar WBO setelah menang angka mutlak atas Jorge Garcia dalam laga 12 ronde yang digelar di Madison Square Garden Theater, New York City, kemarin.

Dalam pertarungan tersebut, Zayas tampil dominan sejak awal hingga akhir. Ketiga juri kompak memberikan skor kemenangan meyakinkan: 119-109, 118-110, dan 118-110. Dengan hasil ini, Zayas berhasil merebut sabuk WBO yang sebelumnya lowong dan mencetak sejarah sebagai salah satu juara dunia termuda di kelas 69,8 kilogram.

Baca juga : Luna Maya, Sebel, Sering Ditanya Kapan Punya Anak

Namun, kemenangan ini bu­kan akhir perjalanan Zayas. Just­ru sebaliknya, petinju berusia 22 tahun itu langsung mengarahkan langkahnya menuju pertarungan unifikasi gelar. Ia menyatakan siap menghadapi dua petinju pemegang sabuk lainnya: Se­bastian Fundora (WBC) dan Bakhram Murtazaliev (IBF).

“Saya siap menghadapi siapa­pun,” kata Zayas dalam konfer­ensi pers usai laga. “Saya dengar Bakhram sedang mencari lawan, dan Fundora ingin merebut kem­bali sabuk WBO. Jadi silahkan. Sekarang saya juaranya, dan saya punya apa yang mereka inginkan.”

Zayas juga menyindir Fun­dora yang sempat melepas sabuk WBO sebelumnya. “Seharusnya dia tidak meninggalkannya sejak awal. Hanya itu yang ingin saya katakan,” ucapnya tegas.

Baca juga : Perang Thailand-Kamboja Lebih Ngeri Dari Iran-Israel

Meski tampil penuh percaya diri, Zayas tetap menyerahkan keputusan final kepada promotornya, Top Rank. “Saya percaya Top Rank akan memilih lawan terbaik. Tugas saya adalah tetap siap dan menjaga performa,” imbuhnya.

Xander Zayas memang sudah lama disebut-sebut sebagai salah satu prospek paling menjanjikan dari Puerto Riko. Ia memulai debut profesional pada 2019 dan sejak saat itu belum pernah terkalahkan. Dengan kemenangan atas Garcia, rekornya kini menjadi 19 kali menang (12 KO), tanpa kalah.

Gaya bertarung Zayas dikenal agresif namun tetap rapi dalam struktur. Ia mengandalkan puku­lan kombinasi cepat, pertahanan solid, serta kemampuan mem­baca lawan dengan baik. Lawan­nya kali ini, Jorge Garcia, dibuat frustasi sepanjang pertarungan karena tak mampu menembus pertahanan Zayas yang disiplin.

Baca juga : Divonis 3,5 Tahun, Hasto Masih Sekjen PDIP

Dengan keberhasilan Zayas meraih sabuk WBO, kini di­visi super welter dipenuhi juara muda bertalenta. Fundora yang menjulang setinggi 197 cm masih memegang gelar WBC, sementara Murtazaliev yang memiliki rekor impresif sebagai petarung Rusia kini menguasai sabuk IBF. Jika unifikasi benar-benar terjadi, laga Zayas vs Fun­dora atau Zayas vs Murtazaliev dipastikan bakal menjadi salah satu pertarungan terbesar di dunia tinju dalam waktu dekat.

Para penggemar tinju pun kini menanti: apakah Top Rank akan segera mengatur pertarungan blockbuster tersebut, atau akan memberi Zayas satu laga pema­nasan terlebih dahulu sebelum unifikasi?

Yang jelas, Xander Zayas telah menempatkan dirinya di garis depan sebagai bintang baru dunia tinju. Dengan usia muda, kepercayaan diri tinggi, serta sabuk WBO di pinggangnya, ia kini menjadi sosok yang diburu dan ditunggu gebrakan selanjut­nya. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.