RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka melemah 0,22 persen ke level Rp 16.441 per dolar Amerika Serikat (AS) dibanding penutupan kemarin di level Rp 16.405 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS. Dolar Taiwan minus 0,61 persen, ringgit Malaysia anjlok 0,26 persen, yen Jepang naik 0,4 persen, dolar Singapura menguat 0,22 persen, baht Thailand naik 0,13 persen, yuan China naik 0,7 persen dan won Korea Selatan menguat 0,07 persen.
Baca juga : Investor Tunggu Data Ekonomi AS, Rupiah Menguat Ke Rp16.375 Per Dolar AS
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,06 persen ke level 99,53. Sementara nilai tukar rupiah terhadap poundsterling Inggris menguat 0,45 persen ke level Rp 21.797, dan terhadap dolar Australia menguat 0,70 persen ke level Rp 10.608.
Analis mata uang Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS yang melanjutkan rally setelah data PDB AS yang lebih kuat dari perkiraan.
Baca juga : Rupiah Melemah Ke Rp 16.387 Per Dolar AS
"Dolar AS juga didukung oleh sikap hawkish Ketua the Fed Jerome Powell yang mengatakan belum ada keputusan mengenai tingkat suku bunga untuk September dan akan melihat dampak dari tarif pada harga barang," jelasnya, Kamis (31/7/2025).
Dia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di rentang Rp 16.400 - Rp 16.550 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.