RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank DBS Indonesia bersama DBS Foundation memberikan pelatihan teknologi intensif selama satu semester penuh kepada 3.000 mahasiswa dan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Selain itu, juga menggelar pelatihan dasar kepada 57.000 talenta digital di bidang Front-End & Back-End dan Machine Learning melalui program Coding Camp 2025 powered by DBS Foundation.
Program ini telah menghasilkan 30.864 kredensial mikro atau sertifikat kompetensi baru di bidang Front-End & Back-End atau Machine Learning level dasar hingga mahir untuk Indonesia.
Coding Camp powered by DBS Foundation melaksanakan acara kelulusan, di Jakarta, Kamis (31/7/2025).
Presiden Direktur Bank DBS Indonesia Lim Chu Chong mengatakan, tidak hanya memberikan training, Coding Camp powered by DBS Foundation juga akan mendukung penyerapan kerja para lulusan melalui Event Bursa Kerja daring.
“Kami percaya bahwa Bank DBS Indonesia memiliki peran yang jauh melampaui misi layanan perbankan keuangan semata,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (31/7/2025).
Baca juga : China Open 2025: Alwi, Dan Putri KW Langsung Terhenti
Chong mengatakan, sesuai dengan pilar keberlanjutan ketiga perusahaan, yaitu Impact Beyond Banking, program Coding Camp powered by DBS Foundation hadir untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat rentan di Indonesia, dengan mendorong inklusi digital serta memberdayakan generasi penerus talenta digital di Indonesia.
Pelatihan ini tidak hanya membekali mereka dengan keterampilan digital, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menjadi talenta masa depan (future ready) yang mampu menjadi inovator, pemecah masalah, dan pemimpin ekonomi digital masa depan.
Di akhir masa pelatihan, para peserta juga telah melahirkan 482 karya digital yang bertujuan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan sosial di masyarakat.
Di tahun ketiga dan guna mendorong dampak program yang lebih luas, program ini bertransformasi menjadi pelatihan intensif berdurasi 833 jam untuk siswa SMK dan 928 jam untuk mahasiswa.
Melalui seleksi ketat lebih dari 63 ribu pendaftar, terpilih 2.400 peserta dari kalangan mahasiswa dan 600 peserta dari kalangan siswa SMK yang berasal dari 575 sekolah dan kampus seluruh Indonesia.
Sebanyak 32 persen di antaranya adalah perempuan, 93 persen dari kota kecil menengah, dan 625 orang berasal dari latar belakang ekonomi prasejahtera.
Baca juga : Di Jakarta Fair 2025, Telkomsel Tawarkan Produk dan Layanan Digital Terdepan
Sementara itu, CEO Dicoding Narenda Wicaksono menuturkan, sebagai sebuah lembaga edukasi teknologi, Dicoding bangga telah dipercaya oleh DBS Foundation untuk menyelenggarakan dan menyediakan kurikulum untuk program ini sejak 2023.
“Visi DBS Foundation selaras dengan visi kami yang ingin memberikan pelatihan teknologi guna mentransformasi kehidupan,” ungkapnya.
Narenda menambahkan, Coding Camp powered by DBS Foundation telah memeratakan kesempatan belajar bagi para peserta terpilih di program intensif, yakni mahasiswa dari 375 kampus dan siswa dari 200 SMK, juga 57.000 lainnya yang mendapatkan pelatihan dasar.
Keikutsertaan mereka telah menjadi bukti semangat juang para calon talenta digital Indonesia, termasuk kalangan prasejahtera dan penyandang disabilitas yang berhasil lulus.
“Kini mereka mendapat kesempatan lebih untuk meningkatkan kualitas hidupnya,” katanya.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Dikti Saintek) Fauzan turut mengapresiasi Coding Camp yang mampu mengasah hard skill dan membentuk soft skill, literasi keuangan, dan daya kritis.
Baca juga : Bungkam Verona Dengan Lapis Kedua, Target Inter Cuma Barca
Program ini merupakan salah satu wujud nyata dari pendidikan yang beradaptasi dengan zaman. Ini merupakan cerita tekad energi dan kebersamaan dalam membangun fondasi sumber daya manusia unggul di bidang teknologi.
“Dunia membutuhkan juru coding terampil, dan pemikir yang mampu memadukan keterampilan teknis dengan kearifan nurani,” ujarnya.
Hadir sejak tahun 2023, Coding Camp powered by DBS Foundation memberikan pelatihan teknologi. Program ini bagian dari komitmen Bank DBS yang telah mengalokasikan SGD 1 miliar selama 10 tahun ke depan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.