Dark/Light Mode

Bungkam Verona Dengan Lapis Kedua, Target Inter Cuma Barca

Senin, 5 Mei 2025 06:40 WIB
Pemain Inter Milan merayakan gol ke gawang Hellas Ve­rona. (Foto: Instagram/inter)
Pemain Inter Milan merayakan gol ke gawang Hellas Ve­rona. (Foto: Instagram/inter)

RM.id  Rakyat Merdeka - Untuk pertama kali sejak Desember 2015, Inter merotasi 10 pemain dari laga sebelumnya. Pasukan inti dipersiapkan spesial untuk hadapi Barcelona.

Inter Milan meraih kemenan­gan tipis 1-0 atas Hellas Ve­rona di Giuseppe Meazza, pada Minggu dini hari kemarin. Gol semata wayang si Ular Besar lahir lewat eksekusi penalti Kristjan Asllani.

Kemenangan atas Verona bikin Inter masih menempel Napoli di puncak klasemen Serie A. Il Nerazzurri, julukan Inter Milan tertinggal 3 poin dari Napoli yang dua jam sebelumnya juga menga­lahkan Lecce dengan skor identik, 0-1. Sementara Serie A kini hanya tersisa tiga pekan lagi.

Baca juga : Pebulutangkis Indonesia Incar Gelar Di Taipei Open

Menembak di Liga Italia, tapi peluru mengarah ke Liga Champions. Perumpamaan itu menggambarkan situasi Inter yang membungkam Verona dengan tim lapis kedua. Untuk pertama kali sejak Desember 2015, Inter merotasi 10 pemain dari pertandingan sebelumnya melawan Barcelona. Hanya bek Yan Bisseck yang dipertahank­an. Simone Inzaghi yang absen karena skorsing, menurunkan Marko Arnautovic, Joaquin Correa, Matteo Darmian, Nicola Zalewski, dan Piotr Zielinski.

Sementara pasukan inti seperti Denzel Dumfries, Marcus Thuram, Yan Sommer, Ales­sandro Bastoni, dan Nicollo Barella, diparkir dan siap di­mainkan menghadapi Barca pada leg kedua semifinal Liga Champions di Meazza, pada Rabu (7/5/2025) dini hari WIB. Inter tinggal harap-harap cemas menunggu pemulihan cedera dari kapten Lautaro Martinez dan bek Benjamin Pavard.

Menurut asisten pelatih Inter, Massimiliano Farris, hasil leg pertama 3-3 di Catalan jadi modal apik La Beneamata.

Baca juga : Happy Banget Jadi Ibu Rumah Tangga

“Kedengarannya gila, tapi kami memiliki peluang lebih baik untuk memenangi Liga Champions dari­pada scudetto,” kata Farris.

Meski lagi hot, Barca dinilai memiliki kelemahan dengan garis pertahanan tinggi. Hal itu akan dimanfaatkan Barella dkk.

“Kami sangat menyadari, mereka adalah tim hebat yang gemar menguasai bola, dan terkadang menekan kami. Jadi, kami perlu lebih banyak beru­saha,” ujar Farris.

Baca juga : Bali Mati Listrik, Mensesneg Telepon Dirut PLN

“Faktanya, kami mencapai tahap musim ini dan menantang Barcelona untuk memperebutkan tempat di Final Liga Champions. Itu hal yang patut dibanggakan,” tandas sang asisten. [JON]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.