BREAKING NEWS
 

Menperin: Industri Pengolahan Tumbuh 5,68 Persen, Lampaui Ekonomi Nasional

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Selasa, 5 Agustus 2025 17:33 WIB
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Kemenperin)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sektor industri pengolahan mencatatkan kinerja impresif pada triwulan II-2025 dengan pertumbuhan sebesar 5,68 persen secara tahunan (year-on-year), melampaui laju pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,12 persen. Capaian ini menegaskan peran vital sektor manufaktur sebagai motor utama penggerak ekonomi Indonesia.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan, pertumbuhan industri pengolahan mengalami lonjakan signifikan dibandingkan periode sebelumnya. “Jika kita bandingkan, pertumbuhan pada triwulan II-2025 ini jauh lebih tinggi dibandingkan triwulan I-2025 sebesar 4,55 persen, bahkan melampaui pertumbuhan triwulan II tahun lalu yang hanya 3,95 persen,” ujar Menperin dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (5/8/2025).

Pertumbuhan positif ini, menurut Agus, didorong oleh meningkatnya permintaan dari pasar domestik dan ekspor, dengan beberapa subsektor mencatatkan pertumbuhan tinggi. Salah satunya adalah industri logam dasar yang tumbuh sebesar 14,91 persen, didorong oleh lonjakan permintaan luar negeri terhadap produk besi dan baja.

Baca juga : Gandung Pardiman: Pariwisata Budaya Harus Jadi Pilar Ekonomi Nasional

Sektor kimia, farmasi, dan obat tradisional juga menunjukkan performa gemilang dengan pertumbuhan sebesar 9,39 persen. Permintaan domestik terhadap produk kesehatan dan ekspor bahan kimia menjadi faktor pendorong utama.

Adsense

Sementara itu, industri makanan dan minuman, sebagai salah satu tulang punggung sektor manufaktur, tumbuh sebesar 6,15 persen. Pertumbuhan ini ditopang oleh tingginya permintaan terhadap produk minyak sawit mentah (CPO), minyak goreng, makanan olahan, dan minuman di pasar domestik maupun global.

“Melalui kinerja yang gemilang tersebut, Kementerian Perindustrian terus berkomitmen memperkuat daya saing dan produktivitas sektor industri. Ini dilakukan lewat kebijakan strategis, dukungan investasi, dan penguatan struktur industri nasional,” jelas Menperin.

Baca juga : Pertumbuhan Kuartal II 5,12 Persen, Ekonom: Lebih Tinggi Dari Ekspektasi Pasar

Agus juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas arahannya melalui program Asta Cita yang menempatkan sektor industri sebagai pilar utama pembangunan ekonomi nasional. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para pelaku dan pekerja industri di dalam negeri yang berhasil menjaga kinerja di tengah ketidakpastian global.

“Kami optimistis bahwa sektor industri manufaktur masih memiliki potensi besar untuk tumbuh lebih tinggi dan konsisten menjadi kontributor terbesar bagi perekonomian nasional,” tegasnya.

Secara keseluruhan, pada Semester I-2025, sektor industri pengolahan mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,12 persen, mencerminkan tren stabil dan positif di paruh pertama tahun ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense