Sebelumnya
Sementara itu, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan realisasi KUR sektor produksi telah mencapai 60,3 persen. Adapun target penyaluran KUR pada 2025 ditetapkan sebesar Rp 300 triliun.
“Alhamdulillah sampai hari ini, alokasi dana KUR yang kurang lebih Rp 300 triliun tersebut, 60,3 persen sudah teralokasi untuk sektor produksi,” kata Maman.
Melihat progres tersebut, Maman memandang alokasi KUR untuk sektor produksi perlu ditambah.
Baca juga : Minta Amnesti Ke Prabowo, Noel Dicuekin Istana
“Apabila sampai nanti di akhir tahun kita konsisten sudah bisa menyalurkan kurang lebih 60 persen, target pengalokasian KUR produksinya kita naikkan di angka 63 persen atau 65 persen. Jadi supaya ini bisa menjadi tantangan juga buat kita semua,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya alokasi dana KUR ke sektor produksi. Hal itu akan menimbulkan multiplier effect yang besar. Antara lain terhadap penyerapan tenaga kerja, dampak ekonomi, dan lain sebagainya. “Kita lihat nanti sampai akhir tahun,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM Riza Damanik menyampaikan bahwa KUR untuk UMKM telah disalurkan sebesar Rp 160 triliun per 15 Agustus 2025. Hal ini disampaikan Riza seusai menghadiri perayaan Hari Retail Modern Indonesia di Hero Pasar Swalayan, Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, Jumat, (15/8/2025).
Baca juga : Soal Biodiesel, WTO Menangkan RI Lawan Uni Eropa
Ia mengatakan, dari plafon KUR Rp 300 triliun tersebut, diharapkan sebagian besarnya digunakan untuk sektor produksi. “Yang 60 persennya diharapkan bisa dipakai untuk sektor produksi,” katanya.
Dengan adanya KUR ini, Riza berharap, UMKM dalam negeri bisa digenjot, agar lebih tumbuh dan berkembang.
KUR mencatatkan kinerja yang mengesankan pada semester pertama 2025 dengan realisasi penyaluran mencapai Rp 131,84 triliun atau 45,86 persen dari target 2025.
Baca juga : Dikebut Di Akhir Pekan, Kementerian Haji & Umrah Tinggal Ketok Palu
Pencapaian ini menunjukkan antusiasme tinggi pelaku UMKM dalam memanfaatkan fasilitas pembiayaan bersubsidi dari Pemerintah, di tengah upaya pemulihan ekonomi nasional akibat berbagai faktor internal dan eksternal yang penuh ketidakpastian. [DIR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.