BREAKING NEWS
 

Gandeng JICA, Kemenperin Digitalisasi IKM Komponen Otomotif

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FAZRY
Rabu, 27 Agustus 2025 07:00 WIB
Menteri Perindustrian (MenĀ­perin) Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Dok. Kemenperin)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bekerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk meningkatkan daya saing Industri Kecil dan Menengah (IKM) komponen otomotif.

Kolaborasi ini diwujudkan melalui proyek digitalisasi yang telah diimplementasikan pada delapan IKM dengan menggan­deng enam startup teknologi.

Menteri Perindustrian (Men­perin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, kerja sama ini ditempuh melalui sinergi dengan berbagai pemang­ku kepentingan. Mulai dari aka­demisi, penyedia bahan baku, hingga lembaga internasional.

“Kolaborasi ini diharapkan menjadi model keberhasilan yang dapat direplikasi oleh lebih banyak IKM. Dengan begitu, mampu memperluas jangkauan ke industri otomotif nasional dan global,” kata Agus dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (26/8/2025).

Baca juga : Rumah Dekat Sekolah Negeri, Anak Tak Lolos

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Ya­nita menjelaskan, proyek imple­mentasi digitalisasi berlangsung selama tiga bulan, sejak 22 April hingga 31 Juli 2025.

Menurutnya, program ini merupakan wujud nyata sinergi antara Pemerintah Indonesia dengan Jepang.

Adsense

“Program kerja sama ini men­jadi contoh nyata bagaimana kemitraan internasional dapat mendorong kemajuan sektor in­dustri,” ujarnya.

Reni menambahkan, langkah digitalisasi sejalan dengan data Asian Development Bank (2022), yang menunjukkan tingkat adopsi teknologi digital di sektor manu­faktur kecil dan menengah Asia Tenggara masih di bawah 30 persen. Angka ini tertinggal jauh dari perusahaan besar yang telah melampaui 60 persen.

Baca juga : Belum Panas, Inter Hajar Torino

“Kemenperin akan terus mengupayakan langkah-langkah strategis. Salah satunya adalah keberlanjutan kerja sama dengan JICA,” kata Reni.

Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut Kemenperin Dini Hanggandari menambahkan, hasil digitalisasi telah dipresentasikan pada acara Dissemination Seminar Project For Increasing Inter­national Competitiveness of Automotive Industry.

Menurut Dini, manfaat digitalisa­si, antara lain pembaruan data secara real time, otomatisasi proses, serta peningkatan efisiensi produksi.

“Setelah mengadopsi teknolo­gi digital dari startup teknologi, ternyata IKM komponen oto­motif terbukti mendapatkan berbagai manfaat,” ujarnya.

Baca juga : MotoGP, Yamaha Tes Mesin Baru Di San Marino

Senior Director Economic Development Department JICA Okumoto Yasuyo mengatakan, proyek yang dimulai sejak 2022 itu untuk memperkuat kolaborasi antara IKM komponen otomotif dan startup teknologi.

“Digitalisasi menjadi lang­kah awal untuk meningkat­kan produktivitas, identifikasi masalah secara real time, serta memperkuat daya saing IKM. Ke depannya, JICA akan mem­berikan rekomendasi kebijakan untuk mendukung keberlanjutan inisiatif ini,” jelasnya. [DIR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense