BREAKING NEWS
 

Pertamina Tingkatkan Ekonomi Nelayan Dumai Dengan Green Laundry

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Minggu, 31 Agustus 2025 20:37 WIB
Foto: Pertamina

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertamina melalui Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Dumai menghadirkan program inovatif untuk meningkatkan perekonomian nelayan pesisir. Program bertajuk Green Laundry ini tidak hanya menjadi sumber penghasilan baru, tetapi juga menawarkan konsep ramah lingkungan dengan penggunaan sabun alami berbahan dasar rumput teki.

Green Laundry dikelola oleh kelompok nelayan Ngokang di Kelurahan Tanjung Palas, Kota Dumai. Berbeda dengan laundry pada umumnya, usaha ini sepenuhnya dijalankan oleh sepuluh nelayan secara bergotong royong melalui sistem shift, mulai dari mencuci, menjemur, melipat, hingga menyetrika.

Area Manager Communication, Relations, & CSR KPI Unit Dumai, Agustiawan, menuturkan Green Laundry bukan sekadar usaha cuci pakaian, melainkan simbol perubahan cara pandang masyarakat pesisir dalam menghadapi keterbatasan di laut.

Baca juga : Pertamina Bawa Budaya Tari Topeng Indramayu, Viral Di Osaka Expo 2025

“Dari laut yang semakin terbatas, mereka menemukan jalan baru untuk tetap berdaya, mandiri, dan peduli lingkungan. Pendapatan Green Laundry kini meningkat pesat hingga Rp8-9 juta per bulan, dari sebelumnya hanya sekitar Rp2 juta,” jelasnya.

Adsense

Risman, salah satu nelayan sekaligus motor penggerak Green Laundry, mengaku usaha ini menjadi titik balik kehidupannya. Dulunya, ia hanya mengandalkan pekerjaan sebagai ‘Ngokang’ yang menjajakan kebutuhan pokok ke kapal dengan sistem barter. Kini, bersama sembilan rekannya, ia bisa merasakan penghasilan lebih stabil sekaligus membangun kesadaran lingkungan.

“Kami ingin tidak hanya mencari nafkah, tapi juga peduli lingkungan. Jadi kami pakai sabun buatan sendiri dari rumput teki,” ujarnya.

Baca juga : Pemuda Muhammadiyah Ingatkan DPR Dengarkan Aspirasi Rakyat

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menegaskan program ini merupakan bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan.

Green Laundry bukan hanya usaha ekonomi baru bagi para nelayan, tetapi juga simbol transisi menuju pola hidup yang lebih ramah lingkungan. Pertamina berharap inisiatif ini bisa direplikasi di wilayah lain sehingga manfaatnya lebih luas,” ungkap Fadjar.

Keberhasilan Green Laundry menunjukkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina mampu menghadirkan solusi jangka panjang, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) terkait pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja inklusif, dan keberlanjutan lingkungan.

Baca juga : Pertamina Wujudkan Sentra Perikanan Terintegrasi Di Banyuasin Sumsel

Pertamina terus mendorong tercapainya Net Zero Emission 2060 dengan menghadirkan program-program yang selaras dengan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense