BREAKING NEWS
 

BRI Dukung UMKM Healthcare Berkembang Lewat Program Pengusaha Muda BRILiaN

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Rabu, 10 September 2025 13:38 WIB
BRI mendukung UMKM Healthcare BRI Dukung UMKM Healthcare Komucha melalui Program Pengusaha Muda BRILiaN. (Foto: Dok. BRI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Keluhan yang dialami sejak masa remaja menjadi titik balik bagi Anita Hartono untuk memahami pentingnya menjaga kesehatan.

Sejak itu, ia mulai menekuni cara memperkuat imun tubuh sekaligus menjaga keseimbangan bakteri baik.

Pencarian solusi itulah yang kemudian mempertemukannya dengan kombucha atau minuman hasil fermentasi teh yang kaya probiotik dan antioksidan.

Awalnya ia konsumsi untuk kesehatan pribadi, namun seiring waktu ketertarikan itu berkembang menjadi sebuah inisiatif bisnis dengan merek Mambucha, yang kini telah mengantongi sertifikasi BPOM dan Halal Indonesia.

Anita mengungkapkan bahwa selama 25 tahun, dirinya telah mengonsumsi obat untuk mengatasi masalah pencernaannya. Kemudian, pada tahun 2021, seorang teman menyarankan agar ia melepaskan ketergantungan obat dan mencoba kombucha.

“Awalnya, aku coba-coba, dan ternyata hasilnya sangat berkhasiat, rasanya pun nikmat. Dari tahun itu juga, aku ingin banyak orang juga merasakan manfaat dari Kombucha,” ucap Anita.

Ia menjelaskan bahwa kombucha sendiri merupakan minuman fermentasi tradisional yang telah dikonsumsi sejak lebih dari 2.000 tahun lalu.

Baca juga : Kemenimipas Resmikan Program Ketahanan Pangan Nusakambangan

Terbuat dari larutan teh hijau dan teh hitam yang difermentasi dengan kultur bakteri dan ragi, kombucha mengandung probiotik serta antioksidan yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh, kulit, dan pencernaan.

Baginya, kualitas kombucha yang memberi sejuta manfaat hanya dapat dihasilkan dari proses pembuatan yang dilakukan dengan penuh integritas.

“Setiap botol kombucha yang baik dimulai dari niat untuk menghadirkan kebaikan alami secara konsisten dan bertanggung jawab,” tuturnya.

Nilai inilah yang Anita pegang teguh dalam setiap produk Mambucha yang dihadirkan ke pasar.

Berkat konsistensinya menjaga kualitas produk, membuat banyak orang percaya dan tertarik, sehingga permintaan pun terus meningkat.

Alhasil, guna menjawab kebutuhan tersebut, kapasitas produksi pun diperluas. Kini, usahanya telah didukung oleh lebih dari 40 orang tenaga kerja yang bertugas untuk menangani proses produksi dan distribusi.

Adsense

Adapun, kombucha yang diproduksi dalam sebulan mencapai 8000 liter yang dikirim ke berbagai kota di Indonesia.

Baca juga : BRI Dukung UMKM Surabaya Kembangkan Diaper Ramah Lingkungan Makin Diminati Pasar

Meski belum dapat mengekspor produk kombucha karena masa simpan yang relatif singkat, sekitar satu bulan, Mambucha tidak membatasi diri.

Anita kini mempersiapkan langkah ekspansi melalui lini skincare alami berbasis fermentasi kombucha, yang dikembangkan khusus untuk menjawab kebutuhan perawatan kulit sensitif, iritasi, hingga peradangan.

Ia pun menargetkan sejumlah negara sebagai tujuan ekspor, antara lain Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, dan Jepang.

“Saat ini memang kami belum bisa ekspor kombucha karena masa simpannya yang hanya satu bulan. Tapi melalui skincare ini, kami melihat potensi yang lebih besar untuk menembus pasar internasional,” ujar Anita.

Berkembangnya Mambucha dari dapur rumah hingga memiliki rumah produksi sendiri tentu tak lepas dari semangat belajar dan kolaborasi yang terus dibangun sepanjang perjalanan bisnis.

Dalam fase mencari ruang bertumbuh yang lebih luas, Anita menemukan momentum penting melalui program Pengusaha Muda BRILiaN (PMB) yang digagas oleh BRI.

Melalui program tersebut, selain mendapat ilmu dan mentor yang relevan dengan fase bisnisnya, ia juga berhasil mencatatkan prestasi sebagai pemenang Best of the Best kategori Healthcare/Wellness di tahun 2024 lalu.

Baca juga : Pertamina Dorong Dekarbonisasi Lewat Program Jejak Keberlanjutan

Dari program inilah, ia mulai mengenal ekosistem pembinaan UMKM yang berfokus pada peningkatan kompetensi dan perluasan jejaring strategis.

“Saat itu, kondisi bisnis saya masih di usia tiga tahun. Saya ikut PMB bukan karena mengejar hadiah, tapi karena ingin belajar lebih banyak, mencari mentor, dan memperluas wawasan,” tutur Anita.

Dia menyebut, salah satu momen yang paling membekas baginya adalah sesi mentoring bersama para praktisi bisnis dan investor.

Disinilah ia menyadari bahwa banyak pelaku UMKM, termasuk dirinya, sering kali terjebak pada label 'kecil'. “Di PMB, kami didorong untuk bermimpi besar. Bahwa UMKM pun bisa menjadi bisnis yang mengubah dunia," ujarnya.

Sejak mengikuti program tersebut, Anita pun bercerita bahwa dirinya semakin percaya diri untuk membawa Mambucha naik kelas, membangun fondasi bisnis yang lebih kuat, dan membuka peluang lebih besar ke depan.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa BRI terus berkomitmen menjadi mitra pertumbuhan bagi pelaku UMKM di seluruh Indonesia, baik melalui pembiayaan maupun beragam program pelatihan, pendampingan, serta perluasan akses pasar lewat expo dan pameran.

“Kami ingin memastikan UMKM seperti Mambucha tidak hanya bertahan, tapi juga berkembang dan bersaing di pasar nasional bahkan global,” ujar Dhanny Dalam keterangannya, Rabu (10/9/2025).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense