BREAKING NEWS
 

Melalui Program Bedelau, Kilang Pertamina Dumai Berdayakan Masyarakat Lokal

Reporter & Editor :
FAZRY
Senin, 22 September 2025 21:35 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) melalui unit operasinya Kilang Dumai, melahirkan cerita perubahan di masyarakat lewat program terintegrasi Bedelau Minapolitan.

Program ini dirancang untuk memberikan dampak yang luas dan memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

"Program Bedelau Minapolitan lahir dari sebuah evaluasi terhadap potensi dan kondisi yang ada di masyarakat yang berpadu dengan keinginan masyarakat untuk tumbuh mandiri," ujar Pjs. Corporate Secretary KPI, Milla Suciyani dalam. Keterangan tertulis, Senin. (22/9).

Milla menjelaskan, program Bedelau Minapolitan terdiri dari beberapa sub-program yang saling terintegrasi dan mendukung, seperti budi daya ikan air tawar, Green Laundry, Posyandu ibu dan anak, Masyarakat Peduli Pesisir, dan Pertanian Sorgum.

Baca juga : Program Impor Sapi Perah Belum Capai Target, Tantangan Masih Besar

"Program-program ini dilaksanakan untuk menjawab tantangan dan potensi alam yang ada di sekitar pesisir pantai yang juga menjadi wilayah operasi Kilang Dumai. Dari program-program ini juga lahir local hero yang dapat menjadi inspirasi," kata Milla.

Salah satu contohnya adalah Ramli (61), warga Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur, yang kini menjadi mitra binaan Kilang Dumai.

Setelah puluhan tahun melaut dengan pekerjaan berisiko, ia dan rekannya, Nazaruddin, sempat membudidayakan lele tetapi hasilnya kurang memuaskan. Mereka kemudian membentuk Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Palas Jaya bersama 14 nelayan lain.

Adsense

Kelompok ini akhirnya menjadi mitra binaan Kilang Dumai. “Kami tergerak karena para nelayan tersebut sudah lama hidup dalam kondisi yang berkekurangan, hingga terpaksa menjalani pekerjaan yang berbahaya. Dengan Program Bedelau Minapolitan, kami berharap bisa membantu mereka keluar dari jeratan ekonomi dan menjadi masyarakat yang mandiri,” ujar Area Manager Communications, Relations & CSR Kilang Dumai Agustiawan.

Baca juga : Bamsoet Dorong Peningkatan Daya Beli Masyarakat Agar UMKM Tumbuh

Menurut Agustiawan, bantuan yang diberikan KPI pada Pokdakan Palas Jaya dilakukan secara bertahap, mulai dari peralatan, bibit, hingga pelatihan untuk memastikan hasil maksimal.

Keberhasilan ini juga menginspirasi Risman dan 15 temannya. Mereka membentuk Kelompok Barter Jaya dan mendirikan Betuah Laundry pada 2023, yang mengusung konsep ramah lingkungan pertama di Dumai.

"Green laundry merupakan kelanjutan dari program budi daya ikan lele di Kelurahan Tanjung Palas, sekaligus memperluas penerima manfaat Program Bedelau Minapolitan. Betuah Laundry jadi pelopor binatu ramah lingkungan, di mana KPI juga fokus pada masalah tersebut," tutur Agustiawan.

Risman menjelaskan, anggota kelompoknya membuat sabun sendiri dari rumput teki, sebuah keahlian yang mereka dapat dari pelatihan yang difasilitasi oleh Kilang Dumai.

Baca juga : Karya Peradaban Islam: Dasar-Dasar Metode Ilmiah

Selain berdampak pada kesejahteraan masyarakat, Program Bedelau Minapolitan juga memberikan manfaat signifikan pada lingkungan pesisir Dumai.

Melalui penanaman dan pemeliharaan mangrove endemik, 86 meter garis pantai kini terlindungi dari abrasi. Program ini telah menanam lebih dari 3.000 bibit mangrove yang berkontribusi menyerap karbon hingga 53.075 ton per tahun.

Sesuai namanya, Bedelau yang berarti berkilau dalam bahasa Dumai, Program Bedelau Minapolitan menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara inovasi sosial dan komitmen lingkungan dapat menciptakan dampak berkelanjutan.

"KPI tidak hanya mengubah wajah pesisir Dumai, tetapi juga memberi harapan baru bagi masa depan masyarakat sekitar yang lebih hijau, inklusif, dan sejahtera,” tutup Agustiawan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense