RM.id Rakyat Merdeka - Rekrutmen Nasional PT PLN (Persero) Group 2025 disambut antusiasme tinggi dari masyarakat.
Pada hari pertama pendaftaran yang dibuka 1 Oktober 2025, jumlah pelamar langsung menembus puluhan ribu orang.
Baca juga : Wamenhan: Perang Baru Narasi dan Hukum Perlu Diwaspadai Demi Kedaulatan Bangsa
Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN Yusuf Didi Setiarto menyampaikan apresiasi atas animo luar biasa generasi muda tanah air terhadap kesempatan berkarier di sektor energi.
“Pada hari pertama jumlah pendaftar mencapai lebih dari 20 ribu orang. Besarnya jumlah pendaftar di hari pertama ini menunjukkan tingginya minat dan optimisme putra-putri bangsa untuk ikut berkontribusi dalam membangun sektor kelistrikan nasional. PLN berkomitmen menghadirkan proses rekrutmen yang profesional, transparan, dan berbasis merit system,” ujar Didi dalam keterangan tertulis, Jumat (3/10/2025).
Baca juga : 6 Prajurit TNI Evakuasi Guru & Warga Di Tengah Kerusuhan Elelim Papua
Didi merinci rekrutmen tahun ini terbuka bagi lulusan Diploma 3 (D3), Sarjana/Diploma 4 (S1/D4), dan Magister (S2) dari berbagai jurusan relevan.
Pendaftaran masih dibuka hingga 5 Oktober 2025 melalui situs resmi rekrutmen.pln.co.id.
Baca juga : Hari Pelanggan Nasional 2025: NIKO Raih Top Brand Award untuk Kompor Kaca
Didi menegaskan kembali bahwa PLN tidak pernah memungut biaya apapun dalam proses rekrutmen. Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan PLN.
“Tidak ada korespondensi maupun pungutan biaya dalam bentuk apapun terkait proses seleksi. Pendaftaran hanya melalui situs resmi rekrutmen.pln.co.id. Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap penipuan rekrutmen yang mengatasnamakan PLN,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.