Dark/Light Mode

6 Prajurit TNI Evakuasi Guru & Warga Di Tengah Kerusuhan Elelim Papua

Kamis, 18 September 2025 21:48 WIB
Suasana di Kampung Elelim, Papua Pegunungan, saat terjadi kerusuhan bernuasa sara. (Foto: Puspen TNI)
Suasana di Kampung Elelim, Papua Pegunungan, saat terjadi kerusuhan bernuasa sara. (Foto: Puspen TNI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Prajurit TNI berhasil menyelamatkan guru dan warga di tengah kerusuhan yang pecah di Kampung Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, Selasa, 16 September 2025. 

Kerusuhan bernuansa SARA itu membuat massa membakar sejumlah fasilitas umum. Di tengah suasana mencekam, enam prajurit TNI bergerak cepat mengevakuasi guru dan warga yang terkepung. Para prajurit bergerak di tengah serangan panah beracun dan lemparan bom molotov, yang menyebabkan beberapa orang terluka.

Baca juga : Cara Praktis Ekspresikan Diri Dengan Samsung Galaxy Z Flip7

Meski berada dalam situasi penuh ancaman, para prajurit tetap tenang dan profesional. Mereka tidak memilih jalan kekerasan, melainkan mengutamakan keselamatan warga yang terjebak. "Berkat keberanian itu, jalur evakuasi terbuka dan seluruh guru serta warga berhasil diamankan," tulis keterangan Puspen TNI, Kamis (18/9/2025).

Kepala Distrik Elelim Lukas Kepno menyampaikan apresiasi terhadap tindakan prajurit TNI. Menurut dia, tanpa kehadiran aparat, jumlah korban bisa lebih banyak. “Kami menyaksikan sendiri bagaimana prajurit menjaga kami di tengah situasi yang genting. Mereka tidak membalas serangan dengan kekerasan, justru melindungi guru dan warga agar tetap selamat. Itu adalah tindakan yang sangat manusiawi dan patut dihargai,” kata Lukas.

Baca juga : Askrindo Edukasi Masyarakat Lombok Tengah, Cegah Pernikahan Usia Dini

Apresiasi serupa juga datang dari perwakilan guru SD Negeri Elelim, Maria Matuan. Maria mengaku sangat ketakutan saat massa tiba-tiba datang mengepung. Panah-panah berterbangan, kaca jendela pecah karena molotov. "Kami tidak tahu harus bagaimana. Saat itu 6 prajurit TNI datang melindungi kami. Mereka berdiri di depan pintu, menenangkan kami, dan akhirnya membawa kami keluar dengan selamat. Kami merasa benar-benar dijaga,” ungkapnya dengan suara bergetar.

Peristiwa di Elelim kembali menjadi pengingat bahwa isu SARA sangat mudah memicu konflik di Papua. Namun, sikap prajurit TNI yang tetap humanis dan profesional meski terkepung massa menunjukkan komitmen TNI untuk selalu hadir melindungi rakyat serta menjaga keutuhan bangsa.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.