BREAKING NEWS
 

TMMIN Gaspol! Ekspor Mobil Toyota Tembus 3 Juta Unit

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Kamis, 9 Oktober 2025 17:50 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (ketiga kanan) dan Menteri Luar Negeri Sugiono (kanan) bersama Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (kedua kanan), CEO Toyota Motor Corporation Koji Sato (keempat kiri), CEO Daihatsu Motor Corporation Masahiro Inoue (kiri), CEO Toyota Motor Asia Masahiko Maeda (kedua kiri) serta President Director PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Nandi Julyanto (ketiga kiri) mengibarkan bendera yang menandai pelepasan ekspor 3 juta unit kendaraan utuh Completely Built Up (CBU) produksi Toyota Indonesia yang akan dibawa car carrier menuju pelabuhan ekspor pada acara seremoni pencapaian ekspor 3 juta unit CBU Toyota Indonesia, di TMMIN Karawang Plant 1, Rabu (8/10/2025). (Foto: TMMIN)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) melepas ekspor ke-3 juta unit kendaraan utuh hari ini, Kamis (9/10/2025). Capaian akumulatif sejak ekspor perdana pada 1987 menjadi bukti kemampuan anak bangsa dalam menembus dan bersaing di pasar global.

Pelepasan ekspor dilakukan di Pabrik Karawang Plant 1 PT TMMIN. Acara ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Presiden Toyota Motor Corporation (TMC) Koji Sato.

Hadir pula dalam acara tersebut Wapres ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dan Bupati Karawang Aep Syaepuloh. Selain itu, turut hadir Presiden Daihatsu Motor Corporation (DMC) Masahiro Inoue, CEO Toyota Motor Asia (TMA) Masahiko Maeda, Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto, Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM) Hiroyuki Ueda, serta Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Yasushi Kyoda.

Presiden Toyota Motor Corporation Koji Sato mengatakan, pencapaian 3 juta unit kendaraan ini membuktikan kemampuan Indonesia dalam memproduksi produk Toyota. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh pelanggan setia di Indonesia yang telah mendukung produk-produk Toyota Group.

Baca juga : Ekspor Baja Buatan RI Tembus Pasar Spanyol

“Apresiasi ini juga kami sampaikan kepada Pemerintah Indonesia atas dukungan yang telah diberikan, dan kepada para mitra serta semua pemangku kepentingan atas upaya dan dedikasinya selama lebih dari lima dekade ini,” ujar Sato dalam sambutannya.

Ke depan, kata dia, pihaknya akan memperkuat peran Indonesia sebagai pusat Research and Development (R&D) dan ekspor untuk Global South. “Bersama para mitra, kami terus berupaya untuk menciptakan kendaraan yang semakin berkualitas bagi masyarakat Indonesia dan kemajuan bangsa yang hebat ini,” ujarnya.

Adsense

Presiden Direktur PT TMMIN Nandi Julyanto mengatakan, industri otomotif Indonesia terus tumbuh dan berkembang seiring dengan pertumbuhan ekonomi nasional. Tak hanya berupaya memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia, tetapi juga menghadirkan kendaraan yang diminati pasar internasional. Pencapaian ini, lanjutnya, terwujud berkat sinergi antara pemerintah, mitra industri, rantai pasok yang kuat, serta dukungan masyarakat Indonesia yang secara konsisten mendorong kemajuan industri otomotif nasional.

Menurut dia, industri manufaktur menjadi salah satu pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Selain menyerap tenaga kerja dan meningkatkan daya beli masyarakat, sektor ini juga berkontribusi langsung terhadap penguatan struktur ekonomi nasional, terutama melalui kontribusi pajak kepada negara dan peningkatan aktivitas ekspor yang mendukung neraca perdagangan positif. Industri dalam negeri yang kuat dan berdaya saing tinggi menjadi kunci untuk menciptakan kemandirian ekonomi sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan baku dan komponen impor yang rentan terhadap fluktuasi harga global.

Baca juga : Napoli Bayar Rp115 Miliar Bawa Rasmus Hojlund Dari Man United

Perjalanan tumbuh bersama industri otomotif nasional dimulai sejak awal 1970-an melalui impor kendaraan utuh. Seiring waktu, industri ini berkembang menjadi perakitan lokal, kemudian meningkatkan kinerjanya dengan melakukan produksi secara menyeluruh mulai dari mesin, komponen, hingga kendaraan utuh.

Dalam menopang keberlangsungan produksi, pendalaman rantai pasok dalam negeri juga diperkuat hingga mampu menembus pasar ekspor dan dipercaya sebagai basis produksi serta ekspor otomotif global, khususnya untuk kendaraan kecil dan kendaraan dengan tiga baris kursi. Sejalan dengan perkembangan teknologi, Toyota Indonesia juga telah memasuki era elektrifikasi dengan memproduksi dan mengekspor beberapa model Hybrid Electrified Vehicles (HEVs).

Sebagai industri padat karya, Toyota Indonesia secara aktif berkontribusi memperkuat ekosistem industri otomotif nasional melalui kerja sama dengan lebih dari 240 pemasok lokal Tier-1 dan lebih dari 520 pemasok Tier-2 dan Tier-3. Sinergi ini tidak hanya mengurangi ketergantungan impor, tetapi juga mendorong tumbuhnya kemandirian industri dalam negeri, termasuk Industri Kecil dan Menengah (IKM) sebagai bagian penting dari rantai pasok nasional. Hasil kolaborasi ini terlihat nyata pada kandungan lokal produk Toyota Indonesia yang kini mencapai lebih dari 80 persen.

Di Indonesia, kata Nandi, investasi Toyota Group yang mencapai Rp100 triliun turut berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. Investasi ini, bersama jaringan pemasok lokal dan dealer yang melibatkan lebih dari 360.000 tenaga kerja di berbagai sektor — mulai dari produksi, rantai pasok, distribusi, hingga layanan purna jual — menjadi pilar penting yang memperkuat pondasi ekonomi serta kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Baca juga : Bek Timnas Indonesia Makin Dekat Tembus Liga Inggris

Industri otomotif juga berperan penting dalam penerimaan pajak, tidak hanya melalui Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang dikenakan secara nasional, tetapi juga melalui pajak daerah seperti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Menurut Kementerian Dalam Negeri, pajak-pajak tersebut menjadi salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berpengaruh terhadap fiskal daerah.

“Berkat kekuatan industri manufaktur dan komitmen terhadap kualitas, Toyota Indonesia telah memproduksi 10 juta unit dan mengekspor 3 juta unit kendaraan, membuktikan bahwa talenta Indonesia siap bersaing di pasar global melalui produk-produk berkelas dunia,” ucap Nandi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense