BREAKING NEWS
 

Teken MoU Di Zheng Zhou, PEMA Gandeng China Kembangkan Sektor Pertanian Aceh

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Selasa, 14 Oktober 2025 11:54 WIB
Direktur Utama PT PEMA, Mawardi Nur (Tengah, red) saat menandatangan kerja sama di sektor pertanian dengan China di ajang konferensi kerja sama pangan dan pertanian ASEAN-China, Zheng Zhou, Senin (13/10). Foto: Humas PT PEMA

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh (PEMA) menandatangani nota kesepahaman (MoU) di Zhengzhou, China, untuk menggenjot sektor pertanian dan menarik investasi asing ke Aceh. 

Kerja sama ini diteken dalam konferensi kerja sama pangan dan pertanian ASEAN-China, Senin (13/10). Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan seluruh negara ASEAN serta beberapa kedutaan besar dari benua Afrika.

Indonesia, dalam hal ini, diwakili secara khusus oleh Pemerintah Aceh. Delegasi dipimpin langsung oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf.

Baca juga : Kementan Dan PalmCo Kembangkan SDM Perkebunan Lewat Program PATEN

Muzakir Manaf atau yang kerap disapa Mualem menyampaikan pesan terbuka bagi investor asing. Ia menegaskan bahwa Aceh memiliki potensi sumber daya alam yang besar dan ramah terhadap negara lain.

"Konferensi ini bukan hanya tempat berdiskusi, tetapi sebuah langkah nyata untuk bertindak. Hari ini, kita bergerak dari dialog menuju kemitraan konkret," ujar Mualem dalam pidatonya.

Adsense

Ia mengajak semua stakeholder untuk terlibat membangun Aceh bersama-sama. Kemitraan ini disebutnya sebagai langkah strategis menuju pasar ASEAN yang lebih luas.

Baca juga : Kemen Imipas Sulap Lahan Tidur Jadi Sentra Pertanian

Mualem juga mengapresiasi peran PT PEMA yang aktif menjalani tugas sentral dalam menarik investasi ke Aceh, meski usia BUMD ini tergolong muda.

Direktur Utama PT PEMA, Mawardi Nur, mengakui tidak mudah meyakinkan banyak pihak untuk menjalin kerja sama, karena usia perusahaan yang masih muda. Namun, kerja keras dan tekad kuat tim, usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil.

“Ini bukan semata pencapaian PT PEMA, melainkan keberhasilan dari doa dan dukungan seluruh pihak dan masyarakat Aceh,” ujar Mawardi Nur.

Baca juga : Teken MoU, BAZNAS Dan BNPP Teken Dorong Kesejahteraan Masyarakat Perbatasan

Melalui kerja sama ini, sektor pertanian Aceh diharapkan dapat berkembang lebih maju dan berdaya saing. Targetnya adalah mampu menarik investasi yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.

Mawardi Nur juga menyampaikan permohonan doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Aceh. Harapannya, PEMA dapat terus berkembang dalam memberikan inovasi bagi pembangunan ekonomi daerah. 

Ia juga menegaskan komitmennya untuk bekerja secara profesional, untuk memastikan semua rencana berjalan sesuai harapan di bawah kepemimpinan Gubernur Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah (Dek Fad).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense