BREAKING NEWS
 

Rupiah Tertekan Di Rp 16.615, Pasar Tunggu Hasil RDG BI

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ADITYA NUGROHO
Rabu, 22 Oktober 2025 09:20 WIB
Foto: Rizky Syahputra/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah bergerak melemah menjelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) siang ini.

Pada pembukaan perdagangan Rabu (22/10/2025), rupiah dibuka turun 0,03 persen ke level Rp 16.615 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di posisi Rp 16.585 per dolar AS.

Baca juga : Rupiah Jelang Akhir Pekan Melemah Ke Level Rp 16.593 Per Dolar AS

Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS. Yen Jepang naik 0,12 persen, dolar Singapura menguat 0,05 persen, won Korea Selatan naik 0,06 persen, dan baht Thailand juga menguat 0,12 persen. Sementara itu, dolar Taiwan melemah 0,10 persen dan ringgit Malaysia turun tipis 0,02 persen.

Adsense

Indeks dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama tercatat melemah 0,05 persen ke level 98,66. Adapun nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,02 persen ke posisi Rp 19.061, terhadap poundsterling Inggris menguat 0,03 persen ke Rp 22.170, dan terhadap dolar Australia naik tipis 0,01 persen ke Rp 10.755.

Baca juga : Rupiah Naik Tipis Ke Level Rp 16.570 Per Dolar AS

Analis pasar keuangan Lukman Leong menilai pelemahan rupiah dipengaruhi oleh sikap wait and see investor jelang keputusan BI terkait kebijakan suku bunga.

“Nilai tukar rupiah masih tertekan karena pelaku pasar menanti hasil RDG BI hari ini. Indeks dolar sendiri masih menunjukkan tren penguatan, sehingga rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp 16.500–Rp 16.600 per dolar AS sepanjang hari ini,” ujar Lukman.

Baca juga : Rupiah Naik Ke Rp 16.581 Per Dolar AS Usai Pidato Powell

Ia menambahkan, arah pergerakan rupiah ke depan sangat bergantung pada keputusan BI dalam menjaga stabilitas nilai tukar di tengah ketidakpastian global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense