Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis 0,03 persen ke posisi Rp 16.570 per dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Kamis (16/10/2025), dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp 16.576 per dolar AS.
Penguatan rupiah sejalan dengan tren positif sejumlah mata uang Asia terhadap dolar AS. Baht Thailand menguat 0,38 persen, won Korea Selatan 0,35 persen, yen Jepang 0,27 persen, dolar Singapura 0,24 persen, ringgit Malaysia 0,18 persen, yuan China 0,08 persen, dan dolar Hong Kong 0,02 persen.
Baca juga : Rupiah Naik Ke Rp 16.581 Per Dolar AS Usai Pidato Powell
Sementara itu, indeks dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama melemah 0,30 persen ke level 98,23. Rupiah juga tercatat menguat 0,17 persen terhadap euro ke level Rp 19.323, serta terhadap poundsterling Inggris ke Rp 22.263. Namun, rupiah melemah 0,12 persen terhadap dolar Australia ke level Rp 10.763.
Analis pasar keuangan Lukman Leong menilai rupiah berpotensi melanjutkan penguatannya seiring pelemahan dolar AS, dipicu oleh pernyataan bernada dovish dari pejabat The Fed, Stephen Miran.
Baca juga : Rupiah Menguat Tipis Ke Rp 16.563 per Dolar AS
“Stephen Miran menilai suku bunga perlu diturunkan lebih cepat akibat dampak sengketa dagang China–AS,” ujarnya.
Lukman memperkirakan, nilai tukar rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp 16.500–Rp 16.600 per dolar AS.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya