RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo terus menunjukkan komitmennya dalam mengakselerasi transformasi pengadaan barang dan jasa secara digital dengan mendorong pemberdayaan pelaku UKM lokal.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan kolaboratif Temu Bisnis yang bekerja sama dengan lokapasar mitra Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Republik Indonesia (LKPP RI), yaitu Mbizmarket.
Dalam kegiatan ini, sebanyak 35 UKM terpilih difasilitasi untuk bertemu langsung dengan para pejabat perangkat daerah dari seluruh satuan kerja di Kabupaten Kulon Progo untuk memperluas jangkauan pasar digital bagi para pelaku usaha lokal.
Wakil Bupati Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Ambar Purwoko, menyampaikan inovasi yang dilakukan Pemkab Kulon Progo menunjukkan bahwa program ini bisa berjalan dengan baik apabila kita bersatu padu dan berkolaborasi.
Baca juga : SPSL Dorong Transformasi Logistik Nasional Berbasis Digitalisasi
"Kami sangat mendukung upaya pemerataan bagi seluruh pelaku UMKM sesuai mekanisme yang jelas, transparan, dan akuntabel. Secara jangka panjang, " ujar Ambar dalam keterangannya, Kamis (23/10/2025).
Ambar berharap Kabupaten Kulon Progo dapat menjadi lebih maju, lebih transparan, dan masyarakat bisa mengakses informasi atau kesempatan tanpa keraguan.
Selama periode Januari hingga September 2025, Kabupaten Kulon Progo telah mencatatkan nilai transaksi pengadaan daring melalui di lokapasar mitra LKPP RI, yakni sebesar lebih dari Rp 30 miliar, dalam 18.000 pesanan yang melibatkan lebih dari 500 penyedia lokal.
Angka ini menunjukan konsistensi Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam mengedepankan Transformasi Pengadaan Digital Barang Jasa Pemerintah melalui lokapasar.
Baca juga : Setahun Prabowo-Gibran: Ekonomi Nasional Menguat, Kepercayaan Publik Meningkat
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setda Kabupaten Kulon Progo Taufik Prihadi, mengatakan, dengan terselenggaranya kegiatan Temu Bisnis UKM di Kabupaten Kulon Progo
"Kami berharap momentum ini, yang turut menghadirkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dapat menjadi peluang berharga bagi para pelaku UKM menjalin kerja sama dan transaksi dengan perangkat daerah," ujar Taufik.
Pada kesempatan tersebut, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pengadaan digital yang progresif, Mbizmarket memberikan penghargaan dan piagam kepada Satuan Kerja Pemkab Kulon Progo dengan konsistensi bertransaksi melalui lokapasar Mbizmarket, di antaranya adalah; Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates Kabupaten Kulon Progo, DPRD Kabupaten Kulon Progo, Kapanewon Wates Kulon Progo, Kapanewon Galur Kabupaten Kulon Progo, Kapanewon Kokap Kabupaten Kulon Progo, Puskesmas Kalibawang Kabupaten Kulon Progo, Puskesmas Galur Kabupaten Kulon Progo, dan Puskesmas Kokap I Kabupaten Kulon Progo.
CEO dan Co-Founder Mbizmarket Ryn Mulyanto Riyadi Hermawan mengataakan, Mbizmaret menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemkab Kulon Progo telah berkolaborasi dengan kami dalam mendorong transformasi pengadaan barang dan jasa secara digital melalui pemanfaatan lokapasar Mbizmarket.
Ia menghargai langkah progresif Pemerintah Kabupaten yang secara konsisten mengutamakan digitalisasi proses pengadaan pemerintah dengan melibatkan pelaku UKM lokal.
Baca juga : Gubernur Pramono Pastikan Bansos KJP dan KJMU Tidak Terdampak Pemangkasan APBD
"Sebagai lokapasar mitra resmi LKPP RI, Mbizmarket bertekad untuk terus berinovasi dalam menghadirkan solusi pengadaan digital yang mudah diakses, serta mendukung prinsip akuntabilitas dan transparansi,” ujar Ryn Mulyanto.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.