Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
SPSL Dorong Transformasi Logistik Nasional Berbasis Digitalisasi
Kamis, 23 Oktober 2025 06:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) berpartisipasi dalam The 4th Seminar on Indonesia Economic Outlook (IEO) 2026 yang diselenggarakan Supply Chain Indonesia (SCI).
Dalam forum tersebut, Direktur Utama SPSL Joko Noerhudha hadir sebagai narasumber dengan topik 'Peran Logistik Pelabuhan dalam Mendorong Peningkatan Efisiensi Logistik Nasional'.
Joko menyoroti, berbagai tantangan global yang mempengaruhi rantai pasok internasional. Mulai dari krisis di Laut Merah, meningkatnya tensi geopolitik, hingga kemacetan di sejumlah pelabuhan dunia.
Joko menegaskan, pentingnya evolusi sistem pelabuhan menjadi intermodal transport yang berorientasi pada supply chain integrated port, mengingat pelabuhan memegang peran vital dalam rantai pasok nasional, terutama karena 90 persen ekspor impor Indonesia melalui jalur laut.
Baca juga : EDENA Token Resmi Tercatat di Indodax, Dorong Transformasi Ekonomi Digital
Menurutnya, transformasi bidang transportasi dan distribusi nasional harus berorientasi pada efisiensi dan integrasi.
"SPSL berperan memperkuat konektivitas pelabuhan dengan kawasan industri dan hintetland melalui digitalisasi dan standarisasi layanan. Tujuannya, menghadirkan sistem transportasi dan distribusi yang andal, efisien, dan berdaya saing global," kata Joko, Rabu (22/10/2025).
Sebagai bagian dari Pelindo Group, SPSL memiliki peran strategis dalam mendorong efisiensi proses transportasi dan distribusi nasional.
SPSL juga mengadopsi teknologi untuk mendukung orkestrasi layanan logistik, memperkuat transparansi dan efektivitas rantai pasok nasional.
Baca juga : NOES Dorong Parfum Lokal Indonesia Harum Di Pasar Global
Langkah-langkah ini menjadi wujud komitmen SPSL dalam menghadirkan solusi transportasi dan distribusi terintegrasi serta berkelanjutan guna mendorong efisiensi logistik nasional.
Joko menambahkan, pentingnya kolaborasi antara pelabuhan, pelaku transportasi dan distribusi, serta industri untuk membangun ekosistem rantai pasok yang terkoneksi dan adaptif terhadap tantangan global.
"Melalui sinergi antar sektor, Indonesia dapat memperkuat ketahanan transportasi dan distribusi nasional, serta berkontribusi dalam menciptakan rantai pasok regional yang tangguh dan berkelanjutan," ujarnya.
CEO Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi mengatakan, forum tahunan ini bertujuan memberikan tinjauan menyeluruh terhadap kondisi ekonomi nasional, sekaligus mengulas tantangan dan peluang di tengah dinamika global.
Baca juga : Menteri LH Dorong Transformasi Nasional: Sampah Jadi Energi Bersih
Menurutnya, acara tahunan ini membahas review ekonomi selama setahun terakhir dan proyeksi tahun berikutnya.
Untuk diketahui, berdasarkan data SCI, sektor transportasi dan pergudangan diproyeksikan akan memberikan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia sebesar Rp1.500,28 triliun hingga akhir 2025, dan meningkat menjadi Rp1.703,21 triliun pada 2026, tumbuh masing-masing sebesar 9,03 persen dan 9,31 persen.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya